Pengertian Abiotik dan Biotik beserta Komponen Penyusunnya

Dalam pelajaran biologi pasti anda telah mendengar atau mengetahui pengertian biotik dan abiotik, bahkan anda telah tahu komponen-komponen penyusunnya karena lingkungan abiotik dan biotik adalah hal yang tidak bisa terpisah dari kehidupan kita sebagai manusia. Namun bagi anda yang belum mengetahuinya atau lupa, kami merangkum pembahasan dari Pengertian Abiotik dan Biotik beserta Komponen Penyusunnya sebagai berikut
Abiotik dan Biotik beserta Komponen

Pengertian Lingkungan Biotik

Arti lingkungan biotik adalah semua lingkungan yang komponen-komponennya terdiri atas mahluk hidup. Komponen lingkungan biotik meliputi manusia, hewan dan tumbuhan. Selain komponen yang telah di sebutkan tersebut, komponen biotik yang lainnya seperti mikroorganisme, pengurai, jamur dan laiinya dimana yang telah di sebutkan di atas bahwa mereka adalah mahluk hidup.

Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup yang telah di sebutkan tadi dibedakan menjadi tiga macam yaitu produsen, konsumen dan pengurai atau decomposer.

Komponen Lingkungan Abiotik

Pada linkungan biotik telah di sebutkan bahwa terbagi menjadi 3, dan itu adalah komponen dari lingkungan abiotik.  Dimana penjelasan dari masing –masing tersebut adalah sebagai berikut :

Produsen 

Produsen adalah makhluk hidup yang mampu membuat makanannya sendiri atau mengubah zat anorganik menjadi zat organik. Menghasilkan makanan sendiri ini dapat di lakukan melalui proses yang di sebut fotosintesis, dengan demikian kelompok produsen ditempati tumbuhan yang berklorofil.

Konsumen

Konsumen adalah organisme  yang tidak bisa membuat makanannya sendiri dan bergantung pada organisme lain. Kelompok konsumen yang mampu memanfaatkan hasil pengolahan makanan dari kelompok produsen.
Kelompok konsumen terdiri dari manusia dan hewan. Kelompok hewan dibedakan menjadi herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora yaitu kelompok hewan pemakan tumbuhan, karnivora kelompok hewan pemakan daging dan omnivora adalah kelompok hewan pemakan tumbuhan dan daging.

Dekomposer

Dekomposer atau pengurai adalah organisme yang mamou menguraikan bahan organik menjadi bahan anorganik. Kelompok pengurai ini berperan dalam menguraikan sisa-sisa dari jasad mati organisme lain. Kelompok pengurai ini contohnya adalah bakteri dan jamur. Hasil dari penguraian organisme ini akan kembali menjadi unsur hara dan juga akan menyuburkan tanah.

Pengertian Lingkungan Abiotik

Lingkungan abiotik adalah semua benda mati yang berada pada permukaan bumi dimana ia bermanfaat dan berpengaruh dalam kehidupan lingkungan biotik. Contoh dari lingkungan abiotik adalah tanah, air, udara dan sinar matahari. Komponen abiotik berupa komponen fisik dan kimiawi yang terdapat pada suatu ekosistem sebagai medium atau substrak untuk berlangsungnya kehidupan dari komponen abiotik seperti manusia.

Komponen Lingkungan Abiotik

Seperti halnya lingkungan biotik, lingkungan abiotik juga memiliki komponen – komponen penyusunya. Berikut akan di uraikan beberapa komponen yang umum, sebenarnya masih banyak lagi komponen yang tidak bisa kami tuliskan semuanya.

Cahaya Matahari

Cahaya atau sinar matahari sebagai sumber energi dari seluruh kehidupan yang ada dibumi. Sinar yang mencapai permukaan bumi dimanfaatkan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis dan diubah menjadi energi potensial dalam bentuk karbohidrat.

Pada sebuah ekosistem, energi dialirkan dari suatu tingkat trofik ke berikutnya dalam bentuk transformasi energi. Sehingga energi potensial yang dihasilkan oleh tumbuhan akan menjadi energi kinetik oleh manusia dan hewan.

Air

Air adalah komponen abiotik yang sangat penting, bukan hanya bagi manusia namun juga bagi hewan dan tumbuhan. Kebutuhan akan air juga tergantung dari individu sendiri, ada yang memerlukan banyak air seperti ikan dan ada yang tidak memerlukan banyak air seperti kaktus.

Volume air dibumi mencapai 1.400.000.000 km kubik, jika jumlah itu dirinci menjadi sekitar 97% adalah berupa air laut, 2% berupa gunung es yang ada dikedua kutub bumi, 0,75% yang berupa air tawar ( seperti sungai, danau, mata air, air tanah), dan selebihnya itu berupa uap air.

Tanah

Tanah adalah komponen abiotik yang tidak kalah pentingnya bagi komponen abiotik. Tumbuhan mengambil air dan garam-garam mineral yang ada di dalam tanah. karena melalui tanah tumbuhan mampu memperoleh zat-zat yang di butuhkan untuk memperoleh makanannya. Sehingga dapat di katakan bahwa manusia dan hewan juga bergantung pada tanah.

Selain itu juga manusia dapat memanfaatkan tanah untuk dijadikan sebagai lahan peternakan, pemukiman, perkantoran, pertanian, perindustrian, pertambangan dan kegiatan transportasi.

Udara

Manusia, hewan dan tumbuhan setiap hari membutuhkan udara. Karena udara mampu menunjang kehidupan dari komponen biotik. Tanpa udara mahluk hidup tidak mampu merubah makanannya menjadi energi. Seperti halnya manusia yang membutuhkan oksigen setiap harinya.

Pada dasarnya udara adalah sekumpulan gas yang membentuk atmosfer dan menyelimuti bumi.

Garam Mineral

Tumbuhan mampu menyerap garam mineral dari dalam tanah untuk proses pertumbuhannya. Hewan dan manusia memerlukan garam mineral dimana ini berfungi untuk menjaga keseimbangan kadar asam dan basa, mengatur kerja alat-alat tubuh, dan untuk proses metabolisme. Garam dan mineral pada manusia dan hewan di peroleh melalui makanannya.

Derajat Keasaman (pH) 

Keadaan pH sebagai komponen abiotik juga sangat berpengaruh, misalnya pH tanah dan juga air sangat berpengaruh pada keadaan tumbuhan. Tumbuhan akan tumbuh dengan baik bila memiliki pH optimum ( untuk pertumbuhan bukan nilai pH optimal) yaitu berkisarantara  5,8 sampai dengan 7,2. Nilai pH di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti  curah hujan, bekas pembungan dan sebagainya.

Topografi

Topografi yaitu suatu permukaan bumi (naik turun atau tinggi rendahnya). Topografi juga dapat berpengaruh pada keadaan iklim di suatu daerah yang menyangkut pada suhu dan kelembapan tempat tersebut. Topografi menentukan keanekaragaman hayati dan penyebaran suatu organisme.

Kelembapan

Kelembapan sangat memengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Kelembapan dipengaruhi oleh intensitas cahaya, angin, cura hujan, dan sinar matahari. Daerah yang memiliki tingkat kelembapan berbeda akan menghasilkan sebuah ekosistem yang memiliki komposisi yang berbeda.

Suhu

Suhu yaitu ukuran derajat energi panas yang berasal dari radiasi sinar, suhu di bumi banyak bergantung pada matahari dimana matahari adalah sumber utama dari sinar pada permukaan bumi. Suhu udara di suatu tempat dan tempat lain bisa jadi berbeda beda.contohnya saja pada saat siang hari suhu udara di kutub dan di gurun sangat berbeda.

Makhluk hidup pada umumnya dapat bertahan hidup pada lingkungan yang memiliki suhu udara berkisar antara 0°C sampai dengan 40°C. Pada suhu rendah, beberapa jenis makhluk hidup terutama mikroorganisma akan melakukan hibernasi (tidur untuk waktu yang cukup lama), namun akan aktif jika suhu kembali normal. Namun pada mahluk hidup biasanya akan mati karena membeku pada suhu udara yang sangat dingin.