Pengertian Kedaulatan Beserta Bentuk, Sifat dan Teorinya

Kita sering medengar istilah kedaulatan di tangan rakyat, dimana kita sering mengartikannya sebagai kekuasaan ada di tangan rakyat. Dimana ini berarti pemerintahan suatu Negara terbentuk karena adanya rakyat, di bentuk untuk keperluan rakyat dan di jalankan oleh rakyat. namun, kedaulatan sendiri memiliki bentuk-bentuk yang berbeda dan memiliki beberapa teori yang akan di bahas di bawah.
bentuk kedaulatan rakyat

Pengertian Kedaulatan

Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi pada sebuah Negara. Kata kedaulatan berasal dari kata “daulat” yang dalam bahasa Arab berarti kekuasaan atau pemerintahan. Pada beberapa Negara ada yang menggunakan kedaulatan rakyat dimana itu berarti kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Dimana rakyat sendiri yaitu penduduk yang menempati suatu wilayah atau Negara.

Pada Negara yang menganut sistem kedaulatan rakyat, maka rakyat akan memegang kekuasaan tertinggi atau otoritas tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dalam kenyataannya, keikutsertaan dari kekuasaan rakyat ini adalah memilih pemimpin dan wakil rakyat seperti Presiden, DPR, Gubernur dsb. Selain itu masyarakat juga harus mengawasi jalannya pemerintahan.

Bentuk – bentuk Kedaulatan

Kedaulatan memiliki 2 bentuk dimana setiap bentuk memiliki sistem yang berbeda-beda. Bentukya adalah kedaulatan keluar dan kedaulatan kedalam. Berikut bentuk – bentuk tersebut :

Kedaulatan ke Dalam

Pada bentuk kedaulatan kedalam, Negara ( dalam hal ini pemerintah ) berhak mengatur segala kepentingan rakyat atau negaranya melalui berbagai lembaga yang di bentuk oleh Negara tersebut.

Kedaulatan Ke Luar

Pada bentuk ini pemerintah memiliki kekuasaan yang bebas, tidak terikat dan tidak tunduk pada kekuatan lain selain ketentuan yang telah di tetapkan. Demikian juga Negara lain harus menghormati kekuasaan Negara yang bersangkutan dengan tidak ikut mencampuri urusan Negara tersebut.

Sifat – Sifat Kedaulatan

Ada beberapa sifat – sifat pada kedaulatan, diantaranya adalah sebagai berikut :

Asli

Ini berarti bahwa kedaulatan itu tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi, artinya tidak ada yang menciptakan kedaulatan itu karna ia terbentuk sendiri.

Bulat

Ini berarti bahwa kedaulatan tidak dapat dibagi-bagi kepada badan-badan tertentu, karena kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi pada suatu Negara. Sehingga kedaulatan tidak dapat diberikan kepada badan-badan lain.

Permanen

Ini berarti bahwa kedaulatan yang berada pada sebuah Negara akan tetap ada walaupun pemerintahannya akan terus berganti.

Tidak Tebatas

Karena kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi maka kedaulatan itu tidak dapat dibatasi oleh siapapun atau kekuasaan apapun.

Teori – Teori Kedaulatan

Ada beberapa teori kedaulatan yang berbeda – beda satu dengan lainnya, berikut adalah teori – teorinya :

Teori Kedaulatan Tuhan

Teori yang pernah digunakan oleh Jepang sebelum terjadinya perang dunia ke II ini mengajarkan bahwa pemerintah atau Negara memperoleh kekuasaan tertinggi tersebut dari Tuhan. Jadi, kedaulatan yang ada pada pemerintah ataupun raja-raja tersebut berasal dari Tuhan.

Teori Kedaulatan Raja

Teori ini pernah di terapkan di perancis pada masa pemerintahan raja Louis XIV dimana kekuasaan raja adalah mutlak dan tak terbatas. Teori ini mengajarkan bahwa kedaulatan terletak di tangan raja sebagai penjelmaan kehendak Tuhan.

Teori Kedaulatan Negara

Teori ini pernah diterapkan di Negara rusia pada masa Tsar, di jerman pada saat Hitler berkuasa dan di Italia pada masa Benito Mussolini. Menurut teori ini, adanya Negara merupakan kodrat alam, demikian juga kekuasaan Negara ada pada pemimpin Negara. sehingga, Negara adalah sumber dari kedaulatan itu sendiri. Hokum tersebut mengikat karena yang demikian itu di kehendaki oleh Negara yang menrut kedratnya mempunyai kekuasaan mutlak.

Teori Kedaulatan Hukum

Teori ini adalah teori yang dianut oleh Indonesia, selain itu Negara yang menganut teori ini adalah Negara-negara di eropa dan amerika. Menurut teori ini kekuasaan hukum kerupakan kekuasaan tertinggi yang ada pada sebuah Negara. Jadi akibatnya segala sesuatu tindakan Negara harus didasarkan pada hukum.

Teori Kedaulatan Rakyat

Teori yang di anut oleh hampir semua Negara merdeka ini mengajarkan bahwa rakyatlah yang memegang kekuasaan tertinggi pada Negara tersebut. Rakyat yang memiliki kekuasaan dan menentukan penguasa melalui perwakilan yang duduk dalam pemerintahan.