Bukti Bahwa Gaya Dapat Mengubah Bentuk Benda

Setiap gaya yang diberikan pada suatu benda dapat mengubah bentuk suatu benda tersebut jika gaya yang diberikan cukup besar. Cukup besar disini bebarti bahwa gaya tersebut lebih besar dari gaya yang dapat ditahan oleh benda tersebut. Misalnya saja kita menekan buah jeruk dengan lemah, buah jeruk tersebut tidak akan berubah bentuk karena gaya yang diberikan kurang dari gaya yang dapat ditahan jeruk tersebut.
Bukti Bahwa Gaya Dapat Mengubah Bentuk Benda Jika jeruk tadi kita tekan lebih kuat maka jeruk tersebut akan berubah bentuk(menjadi lebih pipih) dan jika ditekan sekuat tenaga maka jeruk tersebut akan pecah. Perubahan benda tadi ada yang bersifat versible (dapat kembali ke bentuk semula) dan ada yang irreversible (tidak dapat kembali ke bentuk semula atau permanen). Ini adalah bukti-bukti gaya dapat mengubah bentuk benda :

Benda yang memipih, bengkok, penyok atau hancur saat ditekan

Seperti contoh yang telah disebutkan tadi, buah jeruk atau benda lainnya seperti balon juga saat di tekan akan memipih. Sudah jelas ini adalah perubahan bentuk dari gaya tekan yang diberikan. Semakin besar gaya yang diberikan maka perubahan benda tersebut akan semakin jelas terlihat. Jika gaya sangat besar, bias saja benda tersebut menjadi hancur.

Contoh lainnya adalah ketika sendok di tekan, ia akan menjadi bengkok dan tidak dapat digunakan. Gaya yang bekerja pada sendok tersebut akan mengubah bentuk sendok tersebut. Berikutnya adalah gabus yang ditekan maka gabus tersebut akan menjadi lebih memipih. Kaleng minuman yang peyok saat ditekan juga merupakan salah satu bukti bahwa benda dapat berubah bentuk karena gaya.

Benda yang memanjang atau memendek saat ditarik atau didorong

Benda-benda seperti per dan karet dapat memanjang jika di beri gaya tarik. Namun perubahan ini adalah perubahan versible selama gaya tersebut tidak lebih dari batas kemampuan per atau karet tersebut. Jika melebihi batasnya maka per atau karet tersebut akan putus, memanjang, memendek dan putusnya per tersebut adalah salah satu contoh perubahan bentuk benda yang diakibatkan adanya gaya yang bekerja padanya.

Benda yang tergores atau menjadi serpihan saat di gesekkan

Gaya gesek juga dapat merubah bentuk benda, contohnya adalah kelapa yang diparut. Gesekan antara kelapa dan pemarut akan membuat kelapa berubah bentuk. Atau misalnya mainan yang di gesekkan kelantai kasar maka akan tergores. Perubahan benda tersebut tergantung dari besarnya gaya gesek yang diberikan pada benda tersebut. Jadi, semakin kasar permukaannya semakin besar dampak perubahan yang dihasilkan.

Benda yang putus akibat gaya gravitasi

Gaya gravitasi dapat merubah bentuk benda, misalnya saja benang yang di beri beban, jika gaya gravitasi tersebut lebih besar dari beban yang dapat di tanggung oleh benang tersebut maka benang akan menjadi putus. Putusnya benang tersebuu juga merupakan salah satu dari contoh perubahan bentuk benda akibat adanya gaya.