Calon Obat Untuk AIDS, Vaksin Untuk Virus HIV

Ilmuwan dari Florida The Scripps Research Institute (TSRI) telah mengumumkan pembentukan calon obat baru untuk AIDS yang sangat kuat dan efektif secara universal dan mungkin dapat bekerja seperti vaksin konvensional.


Studi ini menunjukkan bahwa calon obat baru ini dapat memblok strain HIV-1, HIV-2 dan SIV (simian immunodeficiency virus) yang telah diisolasi dari manusia atau kera rhesus, mereka termasuk varian yang paling sulit di hentikan. Calon obat baru ini juga dapat melindungi dari dosis virus yang lebih tinggi dan dilakukan setidaknya delapan bulan setelah injeksi.

"Sejauh ini senyawa kami adalah yang paling ampuh dalam mencegah perkembangan benda asing," kata Michael farzan, seorang profesor TSRI yang memimpin penelitian. "Tidak seperti antibodi, yang gagal untuk menetralkan sebagian besar HIV-1 strain, protein kami efektif terhadap semua strain yang diuji, meningkatkan kemungkinan adanya alternatif vaksin HIV yang efektif."

Ketika HIV menginfeksi sel, ia menargetkan limfosit CD4, itu adalah merupakan bagian integral dari sistem kekebalan tubuh. HIV memasukkan materi genetiknya sendiri  (dalam hal ini RNA) dan mengubah sel inang menjadi pabrik HIV.

Studi baru ini didasarkan pada penemuan sebelumnya oleh laboratorium farzan, yang menunjukkan bahwa co-reseptor yang disebut CCR5 mengandung modifikasi yang tidak biasa pada HIV.
Dengan pengetahuan ini, farzan dan timnya mengembangkan calon obat baru sehingga dapat mencegah masuknya HIV ke dalam sel inang.

"Ketika antibodi mencoba untuk meniru reseptor, mereka menyentuh banyak bagian lain dari bagian luar virus dimana HIV dapat berubah dengan mudah," kata TSRI Research Associate Matthew Gardner, seorang penulis pertama dari studi ini dan Lisa M. Kattenhorn dari Harvard Medical School . "Kami telah mengembangkan peniru reseptor agar tidak banyak jalan bagi virus untuk melarikan diri, jadi kami menangkap setiap virus."

Tim juga memanfaatkan teknologi yang sudah ada sebelumnya dalam proses pengirimannya (virus adeno yang di rekayasa, kecil dan virus ini relatif tidak berbahaya dan tidak menyebabkan penyakit). Setelah disuntikkan ke jaringan otot, seperti HIV, adeno juga berubah menjadi sel-sel "pabrik" yang bisa menghasilkan protein pelindung baru yang cukup untuk bertahan selama bertahun-tahun, mungkin puluhan tahun, kata farzan.

Selain farzan penelitian ini juga melibatkan Gardner , Kattenhorn ,  Hema R. Kondur, Tatyana Dorfman, Charles C. Bailey, Christoph H. Fellinger, Vinita R. Josh, Brian D. Quinlan, Pascal Poignard dan Dennis R. Burton dari TSRI; Jessica J. Chiang, Michael D. Alpert, Annie Y. Yao dan Ronald C. Desrosiers dari Harvard Medical School; Kevin G. Haworth dan Paula M. Cannon dari University of Southern California; Julie M. Decker dan Beatrice Hahn H. dari University of Pennsylvania; Sebastian P. Fuchs dan Jose M. Martinez-Navio dari University of Miami Miller School of Medicine; Hugo Mouquet dan Michel C. Nussenzweig The Rockefeller University; Jason Gorman, Baoshan Zhang dan Peter D. Kwong dari National Institutes of Health; Michael Piatak Jr dan Jeffrey D. Lifson dari Frederick National Laboratory for Cancer Research; Guangping Gao dari University of Massachusetts Medical School; David T. Evans dari University of Wisconsin; dan Michael S. Seaman dari Beth Israel Deaconess Medical Center.

Sumber berita: Matthew R. Gardner, Lisa M. Kattenhorn, Hema R. Kondur, Markus von Schaewen, Tatyana Dorfman, Jessica J. Chiang, Kevin G. Haworth, Julie M. Decker, Michael D. Alpert, Charles C. Bailey, Ernest S. Neale, Christoph H. Fellinger, Vinita R. Joshi, Sebastian P. Fuchs, Jose M. Martinez-Navio, Brian D. Quinlan, Annie Y. Yao, Hugo Mouquet, Jason Gorman, Baoshan Zhang, Pascal Poignard, Michel C. Nussenzweig, Dennis R. Burton, Peter D. Kwong, Michael Piatak, Jeffrey D. Lifson, Guangping Gao, Ronald C. Desrosiers, David T. Evans, Beatrice H. Hahn, Alexander Ploss, Paula M. Cannon, Michael S. Seaman, Michael Farzan. AAV-expressed eCD4-Ig provides durable protection from multiple SHIV challengesNature, 2015; DOI: 10.1038/nature14264

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel