Bahan yang Meningkatkan Efisiensi Panel Surya

Mungkin sebagian dari kita sudah menggunaakan alat yang satu ini yaitu panel surya, atau paling tidak sudah mengetahui kegunaannya. Panel surya seperti yang kita ketahui adalah alat yang terdiri dari sel surya yang mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Sel surya ini sendiri menggunakan cahaya dari matahari karna ia merupakan sumber cahaya terkuat yang dapat dimanfaatkan. Baru-baru ini seorang peneliti dari UConn telah mengembangkan alat yang akan pemanen cahaya dan dapat meningkatkan efisiensi panel surya menjadi dua kali lipat.
Bahan peningkat Efisiensi Panel Surya

Mengapa Efisiensi Panel  Surya Penting ?

Profesor Challa V. Kumar dari departments of Chemistry, Molecular and Cell Biology, and the Institute of Materials Science dan timnya telah menciptakan sebuah gel yang dikatakan mampu meningkatkan kemampuan sel surya untuk menyerap energi dari sinar matahari secara lebih baik.

Sinar matahari mendatangi bumi setiap hari dengan banyak energinya yang tidak kita manfaatkan dalam setahun, sehingga energi cahaya matahari ini akan terbuang sia-sia. Tetapi jika kita menemukan cara yang efisien untuk menangkap dan menyimpan energi matahari tersebut maka kita mampu untuk menggantikan bahan bakar fosil, dimana ini adalah sebuah tantangan yang mau tidak mau harus di selesaikan mengingat persediaan bahan bakar fosil di bumi semakin menipis.

Bagaimana Alat Ini Bekerja ?

Kumar baru-baru ini telah mempresentasikan karyanya pada the 250th National Meeting & Exposition of the American Chemical Society di Boston. "Jika Anda ingin menggunakan energi matahari untuk menghasilkan arus listrik, anda harus memanennya sebanyak mungkin yang anda biasa”.

Sel surya Silikon fotovoltaik adalah jenis yang paling umum digunakan saat ini, biasanya ini digunakan pada panel atap untuk mengkonversi foton (partikel kecil cahaya) menjadi listrik, dan jenis tersebut  tidak dapat mengambil keuntungan dari spektrum cahaya yang berwarna biru. Hanya foton dengan jumlah energi yang tepat yang mampu diserap oleh sel fotovoltaik.

Kumar mengatakan baahwa alat yang dibangun olehnya dan timnya ini mampu mengumpulkan foton biru dalam spektrum cahaya dan melalui proses "fotosintesis buatan" akan mengkonversi mereka untuk menurunkan energi foton dan kemudian dengan silikon bisa mengubahnya menjadi arus listrik.

Dari Mana Mereka Mendapat Ide ?

Mereka memperoleh inspirasi dari tanaman, dan tim mereka menggunakan campuran dari bahan biodegradable untuk mengumpulkan sinar matahari, bahan tersebut seperti klorofil tanaman. Ramuan mereka juga menggunakan yang protein darah sapi (produk limbah di industri daging), asam lemak dari kelapa, dan pewarna organik.

Percamouran zat ini akan membentuk gel, ketika ditempatkan dalam sel Gr├Ątzel ( jenis tertentu dari sel surya) maka ia akan meningkatkan penyerapan foton yang awalnya tidak terpakai.

"Proses ini sangat bagus untuk melindungi diode emisi cahaya sel surya ', yang sebagian besar memancarkan warna biru," kata Kumar. "Visi kami adalah untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam proses pembuatan panel surya, untuk membuat panel surya nantinya akan menjadi lebih terjangkau dan efisien.

Bagaimana Kelanjutannya ?

Kumar mengatakan bahwa banyak kelompok di seluruh dunia yang ikut bekerja sama untuk membuat hal semacam ini, tetapi mereka mengklaim milik mereka adalah yang pertama dari jenisnya.

Dia mengatakan gel yang mudah dibuat ini juga relatif murah, tetapi campuran harus stabil dan cukup kuat. Untuk beberapa tahun terakhir, dimasukkan ke dalam teknik manufaktur yang ada.

Universitas sementara ini telah mengajukan permohonan hak paten, dan Kumar bekerja dengan sebuah perusahaan Connecticut untuk mencari tahu bagaimana menerapkan gel ini untuk sel surya silikon.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel