Pengertian Aborsi Dan Jenis - Jenisnya

Pengertian Aborsi

Aborsi adalah istilah yang umum digunakan untuk kehamilan yang tidak berakhir dengan kelahiran bayi dalam keadaan hidup atau gagal untuk hidup. Aborsi juga dapat dikatakan sebagai “pengusiran” dini dari rahim atau bayi di keluarkan secara paksa padahal waktu untuk bayi itu di dalam rahim belum cukup untuk dapat membuat bayi tersebut keluar dalam keadaan hidup. Namun, aborsi juga memiliki jenis-jenis yang berbeda-beda, sesuai dengan kondisi kehamilan.Berikut ini akan di uraikan jenis-jenis aborsi yang umum terjadi.

Aborsi Dan Jenis-Jenisnya

JENIS - JENIS ABORSI

Jenis aborsi sebenarnya dibedakan menjadi dua garis besar yaitu aborsi spontan yang mengacu pada proses biologis alami dimana kehamilan berakhir dengan kematian bayi secara alami tanpa turut campur tangan manusia. Dan berikutnya adalah Aborsi itu sendiri yang dimana ini mengacu pada kehamilan diakhiri melalui campur tangan manusia. Namun untuk lebih lengkapnya dapat anda lihat pada daftar di bawah ini :

Aborsi spontan

Ini terjadi saat sebagian besar hasil dari bersatunya antara ovum dan sperma tidak pernah menghasilkan bayi. Hal tersebut trjadi karna jika ada sesuatu yang tidak beres dengan janin, maka rahim sering tidak menginginkan hal itu lalu mengusirnya keluar. Hal ini dapat terjadi pada fase awal kehamilan, dimana wanita mengalami aliran darah yang lebih besar dari biasanya pada waktu mendekati periode menstruasi rutin. Tidak hanya pada fase awal, aborsi spontan juga mungkin terjadi pada fase di tengah kehamilan itu sendiri.

Orang biasanya menyebut aborsi spontan ini sebagai keguguran, tetapi secara teknis aborsi spontan adalah jika terjadinya sebelum dua puluh minggu kehamilan. Aborsi spontan sering di kaitkan tentang cara tubuh untuk mencegah kelahiran anak yang cacat, meskipun kadang-kadang ini juga terjadi karena masalah kesehatan ibu.

Aborsi diinduksi

 Aboorsi diinduksi sangat berbeda dengan aborsi spontan, aborsi induksi terjadi akibat dari gangguan yang di rencanakan untuk mencegah kehamilan. Sepanjang sejarah kita telah mencatat, manusia telah mengambil berbagai langkah untuk mengendalikan jumlah keluarga ( sebelum konsepsi dengan menunda pernikahan atau kontrasepsi ) atau setelah terjadi kelahiran dengan pembunuhan bayi.

Di Amerika Serikat dalam beberapa dekade terakhir dari abad kedua puluh, kebanyakan aborsi dilakukan dengan cara pembedahan dan menggunakan prosedur yang disebut kuret hisap.

Tahun 2000 Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan dari obat  mifepristine (RU486), yang jika dikombinasi dengan obat lain dapat menyebabkan aborsi di hampir semua kasus, ini dapat meningkatkan persentase aborsi diinduksi oleh bagian farmasi.

Aborsi terapeutik

Istilah ini mengacu pada aborsi yang dianggap perlu karena anomali janin, pemerkosaan, atau untuk melindungi kesehatan ibu saat kelahiran. Aborsi jenis ini mungkin mengancam kehidupan atau secara fisik atau psikologis dapat merusak atau mengganggu seseorang.

Aborsi Voluntary

Jika terjadi gangguan kehamilan sebelum viabilitas atau permintaan wanita itu untuk alasan lain selain anomali janin atau risiko ibu sering disebut sebagai aborsi sukarela. Aborsi seperti itu sering terjadi karena hasil dari masalah sosial, seperti kehamilan remaja atau kehamilan di luar nikah, kesulitan ekonomi seperti pendapatan yang tidak cukup untuk mendukung anak atau waktu yang tidak tepat.

Aborsi legal dan ilegal

Aborsi diinduksi mungkin legal atau illegal di Negara tertentu. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat(CDC) yang mengumpulkan data tentang aborsi, aborsi legal adalah "prosedur yang dilakukan oleh seorang dokter berlisensi atau seseorang yang bertindak di bawah pengawasan seorang dokter berlisensi yang dimaksudkan untuk mengakhiri kecurigaan pada kehamilan atau kehamilan diketahui mengalami intrauterin dan menghasilkan janin nonviable pada setiap usia kehamilan".

Aborsi ilegal biasanya dilakukan sendiri yang dibantu oleh seseorang yang bukan dokter atau tidak bertindak di bawah pengawasannya, atau juga dibantu oleh seorang dokter yang melanggar undang-undang negara yang mengatur aborsi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel