Salah Satu Teknik Pencarian Google, RankBrain

Di dunia yang penuh dengan data saat ini, sepertinya kita memerlukan jenis sistem pencarian baru yang mampu memberikan jawaban yang lebih akurat dan mampu memilihkan data mana yang cocok dengan pencarian kita. Tidak terkecuali Google, dimana pera pekerjanya juga sedang mengembangkan RankBrain. Sistem ini nantinya diharapkan mempu memproses hasil pencarian yang lebih baik dari Google.
Google RankBrain
Sebuah situs berita telah menghubungi ilmuwan riset dari Google pada hari senin dan melakunan sesi wawancara.   Bloomberg dan Greg Corrado adalah seorang ilmuwan riset senior di Google yang diwawancarai, mereka juga terlibat dengan pembuatan RankBrain.

Tim Google telah mengatakan bahwa sistem ini telah memproses sekitar 15 persen dari keseluruhan hasil pencarian dalam sehari, demikian informasi yang diterima dari Danny Sullivan, salah seorang editor pendiri Search Engine Land pada hari Senin tersebut.

Bloomberg mengatakan bahwa selama beberapa bulan terakhir ini , sebagian besar dari jutaan pertanyaan kedua yang orang ketik pada mesin pencari tersebut telah di proses oleh sistem RankBrain. Menurut Greg Corrado, seorang ilmuwan peneliti senior di perusahaan. Ada peran penting yang muncul dari sistem pencarian ini.

RankBrain dapat menangani permintaan pencarian untuk Google dimana pencarian tersebut belum pernah dilihat sebelumnya. "Dari jutaan permintaan yang diterima oleh Google setiap detiknya, sekitar 15 persen dari pertanyaan itu benar-benar baru untuk Google. RankBrain membantu mesin pencari lebih memahami pertanyaan ambigu," kata Abimanyu Ghoshal di TNW.

Dengan menggunakan RankBrain ini berarti mereka bekerja secara terpisah dari teknologi lainnya pada mesin pencari, kata Jack Clark dalam artikel Bloomberg.

Editor Senior Devindra Hardawar menjelaskan apa yang khusus tentang RankBrain:. "RankBrain bekerja dengan mengubah kata-kata menjadi 'vektor,' atau entitas matematika yang dimana mesin pencari Google dapat menggunakannya untuk menemukan kata-kata yang sama atau frase yang sama dan memungkinkan untuk mengurai entri pencarian yang tidak biasa".

Bloomberg menjelaskan apa yang dilakukannya dengan entri pencarian. "Jika RankBrain melihat sebuah kata atau frase yang tidak akrab, mesin ini dapat menerka-nerka seperti apa kata-kata atau frase mungkin memiliki arti yang sama dan menyaring hasil yang sesuai, sehingga lebih efektif dalam penanganannya".

Bukan berarti mereka akan mengganti algoritma pencarian Google (Hummingbird) yang telah digunakan selama ini. Sullivan mengatakan bahwa algoritma ini adalah "sistem yang memproses apa yang dicari orang dan memilih miliaran halaman untuk mendapatkan peringkat yang diyakini terbaik pertama."

Kembali pada tahun 2013 Search Engine Land telah membahas algoritma Hummingbird dan mengatakan "lebih baik fokus pada makna di balik kata-kata”. Dimana ini berari jika anda mengetikkan “tempat” maka harusnya mesin ini mengerti bahwa yang diinginkan adalah lokasi, sama seperti seseorang mengetikan “nama” maka mesin akan mencari sebuah atau seseorang.

Menurut Bloomberg, RankBrain adalah salah satu dari "ratusan" sinyal yang masuk ke suatu algoritma yang menentukan apa hasil akan muncul pada halaman pencarian Google dan menentukan peringkat mereka, kata Corrado.

Dalam gambaran yang lebih besar, kata Clark di Bloomberg, penambahan RankBrain untuk mesin pencari adalah bagian dari keinginan Google mengembangkan kecerdasan buatan dan perusahaannya akan berusaha menanamkan teknologi pada setiap bisnisnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel