Ciri – Ciri Makhluk Hidup Dalam Ilmu Biologi

Kita dapat mengelompokkan apakah sesuatu termasuk kedalam makhluk hidup atau benda mati dengan cara melakukan pengamatan terhadap ciri - ciri yang dimilikinya. Cara ini bertujuan untuk membedakan makhluk hidup dengan benda mati melalui pengamatan apakah sesuatu itu memenuhi syarat untuk di kategorikan kedalam makhluk hidup atau bukan. Berikut adalah ciri-ciri makhluk hidup.
Makhluk Hidup

Ciri-Ciri Yang Membedakan Makhluk Hidup Dan Benda Mati

Kita ketahui bahwa benda mati dan makhluk hidup itu sangat berbeda, namun kita juga harus mengetahui batasan kapan sesuatu itu di kategorikan kedalam makhluk hidup ataukah ia dikategorikan benda mati. Ini dapat di lakukann dengan mengamati ciri-cirinya yaitu sebagai berikut:

Memerlukan Nutrisi

Setiap makhluk hidup memerlukan/membutuhkan nutrisi yang biasanya ia dapat melalui makanannya agar ia tetap mampu untuk bertahan hidup dan tumbuh serta melakukan aktifitas hidup lainnya. Namun untuk mengamati makan kita perlu mengetahui cara makan setiap makhluk hidup, terutama pada tumbukan yang proses makannya tidak kita lihat.

Salah satu perbedaan besar antara hewan dan tumbuhan sangat terlihat dari cara mereka memperoleh makan. Meskipun tumbuhan tidak memiliki organ pencernaan seperti mulut, namun ia tetap dapat makan dengan  cara menyerap garam-garam mineral dari dalam tanah. Selanjutnya, garam-garam mineral ini digunakan tumbukan untuk membuat makanannya sendiri dengan proses yang di sebut fotosintesis sehingga tumbuhan juga dapat di sebut dengan sebutan autotrof ( mampu membuat makanannya sendiri ).
Seperti yang kita ketahui bahwa hewan memperoleh nutrisi dari makanannya dari proses makan dan mencerna makanannya. Makanan hewan dapat berasal dari tumbuhan atau makhluk hidup lainnya. Dengan mengamati cara proses mendapatkan nutrisi inilah kita mendapat salah satu petunjuk apakan sesuatu itu di kategorikan mkahluk hidup atau bukan.

Melakukan Respirasi

Makhluk hidup sudah tentu memerlukan energi untuk melakukan aktifitas penting dalam hidupnya, misalnya saja untuk bergerak. Seperti yang telah di sebutkan bahwa tumbuhan hijau mempoeroleh energi dari cahaya matahari melalui proses yang di sebut dengan fotosintesis, sedangkan hewan melalui cara mencerna makanannya. Pada kedua proses tersebut ( makan dan melakukan fotosintesis ), beberapa zat makanan seperti karbohidrat dan lemak akan menyimpan banyak energy. Energi tersebut akan di bebaskan ketika zat-zat makanan tersebut dioksidasi sehingga mereka membentuk substansi yang lebih sederhana seperti karbondioksida dan air. Dalam hal ini kita dapat menyebutnya dengan proses respirasi.

Iritabilitas

Mahluk hidup memiliki respon terhadap perubahan – perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya, baik itu berupa perubahan internal ataupun perubahan eksternal.contohnya saja jika suhu tubuh dari suatu hewan meningkat maka dinding pembuluh daran di dalam tubuh hewan tersebut kan melebar. Bentuk respon demkikian akan menyebabkan panas menjadi berkurang atau bahkan hilang sehingga di peroleh suhu tubuh yang normal.

Pada tumbuhan, gejala iritabilitas dapat di lihat dengan jelas pada tumbuhan putrid malu. Tumbuhan tersebut di kenal sangat peka terhadap rangsangan sentuhan. Jika tumbuhan tersebut di sentuh, maka tumbuhan putrid malu tersebut akan segera merespon dengan cara menutup daunnya. Contoh lain pada proses iritabilitas tumbuhan adalah ketika tumbuhan di letakkan di dalam ruangan gelap dengan satu sumber cahaya, maka pucuk dari tumbuhan tersebut akan tumbuh kea rah datangnnya cahaya tersebut.

Bergerak / Melakukan Gerak

Bergerak adalah salah satu dari cirri mahluk hidup yang paling mudah di amati pada hewan. Hewan dapat bergerak dari satu tempat ke temoat lainnya. Ada beberapa alasan yang megakibatkan hewan mau bergereak,  contohnya adalah ketika lapar dan membutuhkan makanan maka ia akan bergerak untuk mencari makanannya. Selain itu ketika ia ketakutan maka ia akan berlari untuk berlindung.

Berbeda dengan hewan, tumbuhan jarang sekali melakukan gerak berpindah tempat. Meski demikian, bukan berarti tumbuhan tidak melakiukan aktifitas gerak. Tumbuhan juga melakukan gerak, misalnya saja gerakan sel-sel dalam tubuh tumbuhan tersebut. Selain itu tumbuhan juga dapat membuka dan menutup stomata dan juga gerakan sulur. Meskipun gerakan tumbuhan lebih lambat dari pada hewan, namun pada beberapa tumbuhan tertentu dapat melakukan gerakan lebih cepat dari hewan misalnya saja tumbuhan pemakan serangga. Selain hewan dan tumbuhan, beberpa bakteri dan mahluk hidup uniseluler lainnya juga melakukan gerak dengan flagel atau cilia yang mereka miliki.

Melakukan Ekskresi

Eksresi atau proses pembuangan dari limbah di dalam tubuh ( zat sisa dari dalam tubuh ) yang di hasilkan dari proses metabolism. Sebagai contoh yaitu pada proses respirasi hewan di hasilkan limbah berupa karbon dioksida dan pada tumbuhan di hasilkan oksigen. Limbah tersebut harus di keluarkan dari dalam tubuh agar limbah ini tidak membahayakan kesehatan dari hewan atau tumbuhan tersebut. Begitu juga pada proses makan, semua sisa makanan yang tidak dapat di serap oleh sel-sel tubuh akan di buang ke luar tubuh melalui proses yang di sebut dengan ekskresi.

Melakukan Reproduksi

Masa hidup dari mahluk hidup memiliki batas – batas tertentu dan batasan inipun sifatnya tidak tetap ( misalnya saja kematian nyang di akibatkan kecelakaan dan sebagainya ). Akan tetapi mereka dapat menjadi spesies yang mampu meneruskan kelangsungan dari keberadaan spesies mereka melalui proses yang di sebut dengan reproduksi. Reproduksi adalah suatu proses pembanyakan atau pembiakan yang di lakukan oleh hewan untuk menghasilkan keturunan baru bagi spesiesnya. Keturunan yang di hasilkan umumnya memiliki sifat-sifat yang sama dengan induknya, baik yang di hasilkan secara seksual maupun aseksual. Hal ini dapat terjadi karena adanya materi pada materi genetic yang dapat di wariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Tumbuh

Beberapa benda tak hidup dapat terlihat tumbuh, misalnya saja stalagmit. Ia akan terlihat tumbuh namun sebenarnya stalagmit tersebut tidaklah tumbuh melainkan pertambahan tinggi dan besarnya tersebut berasal dari penambahan mateeri baru di luar dari permukaannya. Berbeda dengan mahluk hidup, pertambahan ukuran tubuh dari mahluk hidup berasal dari dalam tubuhnya, itulah yang di maksud dengan tumbuh disini. Proses tersebut dapat berlangsung karena adanya makanan yang di peroleh secara autotrofik atau heterotrofik.

Melakukan Adaptasi

Setiap hewan mampu untuk bertahan hidup di lingkungannya dengan cara melakukan adapatasi. Adaptasi sangat di perlukan oleh mahluk hidup agar ia dapat terus hidup, misalnya saja rusa yang beradaptasi dengan gerakan kakinya yang cepat sehingga ketika ia di kejar oleh pemangsanya maka ia akan dapat melarikan diri. Contoh lainnya yaitu tanaman kaktus yang dapat menyimpan carangan air pada tubuhnya dan ia menggunakan air sangat sedikit sekali, dengan cara demikian maka ia dapat mempertahan kan diri dari lingkungan yang panas dan dapat menyebabkan tumbuhan lainnya yang tidak mampu beradaptasi akan mati atau bahkan mengalami kepunahan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel