Kebutuhan Manusia Menurut Intensitas atau Tingkatan

Manusia adalah mahluk yang memiliki banyak kebutuhan, kebutuhan tersebut akan selalu terus berkembang seiring dengan bertambahnya usia dan pengetahuan manusia itu sendiri. Misalnya saja ketika seseorang masih bayi ia belum mebutuhkan buku atau sepeda motor. Namun, ketika ia telah beranjak SMA ia membutuhkan buku untuk membantunya dalam proses belajarnya dan motor yang dapat ia gunakan untuk menjadi alat transportasinya untuk berangkat menuju ke sekolah. Antara manusia satu dengan manusia yang lainnya juga memiliki kebutuhan yang berbeda – beda. Misalnya saja kebutuhan seorang nelayan akan berbeda dengan kebutukan seorang petani.
Kebutuhan Manusia

Daftar Kebutuhan Manusia Menurut Intensitasnya

Berdasarkan intensitasnya, kebutuhan seorang manusia dapat di kelompokkan menjadi tiga yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier.

Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer juga sering kita sebut dengan istilah kebutuhan pokok. Kebutuhan primer yaitu kebutuhan seseorang yang harus ia penuhi karena sangat penting demi kelangsungan hidup dari manusia tersebut. Setiap orang baik orang kaya ataupun orang miskin, orang yang berasal dari kota ataupun orang yang berasal dari desa serta orang yang terpelajar maupun orang yang tidak terpelajar kesemuanya memiliki kebutuhan primer.
Secara umum, kebutuhan primer dari seorang manusia dalah pangan, sandang dan papan. Orang akan mengalami beberapa kesulitan dalam beraktivitas jika ia tidak dapat memenuhi kebutuhan pangannya, dalam hal ini kita contohkan bahwa orang tersebut mengalami kelaparan. Selain itu seseorang juga akan menjadi kesulitan jika ia tidak dapat memenuhi kebutuhan sandangnya seperti tidak memiliki pakaian. Dan juga, bila seseorang tidak dapat mendapatkan tempat tinggal ia juga akan mengalami kesusahan.
Dengan  makin majunya peradaban dan makin ketatnya persaingan, pendidikan juga sudah menjadi kebutuhan pokok bagi umat manusia. pendidikan merupakan bekal masa depan bagi setiap orang di dunia. Manusia akan mengalami kesulitan di masa depannya jika tidak memiliki pengetahuan dan keahliian yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, kebutuhan akan pengetahuan dan keahlian dapat kita persiapkan sejak dini.

Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder dari seorang manusia akan timbul dan akan ia penuhi setelah kebutuhan primer dari manusia itu telah terpenuhi. Kebutuhan sekunder juga sering di sebut dengan kebutuhan tambahan bagi manusia. setelah memenuhi kebutuhan akan pangan, sandang dan papan maka manusia akan dapat mulai memenuhi kebutuhan yang lain karena kebutuhan pokok dari manusia tersebut telah terpenuhi.  Manusia tersebut akan mulai membeli radio, televisi, sepedah dan sepeda motor jika ia sudah cukup makan, memiliki pakaian dan juga memiliki tempat tinggal. Barang –barang tersebut dapat di tunda pembeliannya jika kebutuhan pokok belum terpenuhi. Manusia tidak akan terganggu dalam kehidupannya jika kebutuhan sekundernya belum dapat ia penuhi.

Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier juga di sebut dengan kebutuhan untuk memiliki kemewahan. Setelah seseorang mampu memenuhi kebutuhan primer dan sekundernya, sesuai dengan kodratnya manusia pasti ingin mencapai kepuasan yang lebih dalam hidupnya. Oleh karena itu, timbullah kebutuhan yang lain yaitu kebutuhan tersier. Termasuk kebutuhan tersier atau kebutuhan akan barang mewah antara lain yaitu motor mewah, mobil mewah, kapal pesiar dan juga kebutuhan akan barang mewah yang lainnya. Pemenuhan kebutuhan tersier berkaitan dengan status seseorang atau disebut juga prestise seseorang agar ia menjadi lebih terpandang dan di hargai di dalam masyarakat.

Pengelompokan barang termasuk kebutuhan sekunder atau tersier bagi setiap orang akan berbeda-beda. Suatu barang mungkin akan termasuk kedalam kebutuhan sekunder bagi sebagian orang. Namun bagi orang lainnya, itu adalah kebutuhan tersier. Misalnya saja mobil untuk seseorang yang memiliki penghasilan tinggi termasuk kedalam kebutukan tersier. Namun, bagi mereka yang memiliki penghasilan yang rendah akan termasuk kedalam kebutuhan tersier. Jadi, tinggi rendahnya penghasilan seseorang juga sangat perpengaruh terhadap pengklasifikasian kebutuhan seseorang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel