Pengertian Alogami Beserta Contoh dan Prosesnya

Jika anda penyuka bidang studi biologi pasti anda pernah mendengar istilah alogami, sebelum membahas lebih jauh mengenai pengertian alogami secara rinci, pasti anda tahu bahwa alogami adalah Penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang sejenis. Untuk lebih jelasnya di paparkan sebagai berikut
Pengertian Alogami Beserta Contoh dan Prosesnya

Pengertian Alogami

Alogami adalah proses perkembangbiakan tumbuhan yang dilakukan secara kawin dan pembuahan bakal bijinya terjadi dengan melibatkan serbuk sari dari bunga individu tumbuhan lain yang sejenis.

Istilah alogami digunakan dalam bidang reproduksi biologi yang menggambarkan fertilisasi ovum dari satu individu dengan spermatozoa lain. Hal ini adalah bertolak belakang dengan autogami, dimana autogami adalah istilah yang digunakan untuk pembuahan dari serbuk sari yang berasal dari satu individu.

Pada proses yang melibatkan manusia, mengawinkan satu  pohon dengan pohon lain yang jenisnya sama adalah contoh dari alogami itu sendiri.

Pada tumbuhan, alogami digunakan khusus untuk penggunaan serbuk sari dari satu tanaman untuk menyuburkan bunga tanaman lain dan biasanya identik dengan istilah "Penyerbukan silang".

Contoh Proses Alogami atau Penyerbukan Silang Secara Lengkap

Pada contoh kali ini kita akan menggunakan contoh penyerbukan silang antar dua tanaman mangga yang sejenis, dimana mangga  tersebut bias jadi berdampingan atau bahkan berada pada jarak yang jauh.

Pada tumbuhan sejenis ( maksudnya di sini adalah mereka berada dalam satu spesies) yang berdampingan, meraka akan memiliki kemungkinan melakukan penyerbukan silang sendiri karena jaraknya yang tidak terlalu jauh untuk melakukan penyerbukan menggunakan media angin saja. Karena jika jaraknya cukup jauh maka kemungkinan serbuk sari mencapai kepala putik dari pohon lainnyapun akan menjadi semakin menipis karena angin mungkin tidak mampu membawa serbuk sari dalam jarak yang jauh.

Proses awal dari alogami ini adalah ketika serbuk sari dari bunga mangga A sudah siap di lepaskan maka ia akan terbang menggunakan media angin untuk mencapai kepala putik mangga B. Setelah melalui beberapa proses, maka akan terjadilah pembuahan hasil dari sperma mangga A dan ovum dari mangga B. Dan proses penyerbukan inilah yang di sebut sebagai alogami.

Selain menggunakan media angin tersebut, serbuk sari juga dapat berpindah dari mangga A menuju mangga B menggunakan media lain seperti contohnya media serangga, manusia dan hewan lainnya. Pada kasus seperti ini, serbuk sari mungkin memiliki jangkauan yang luas, misalnya saja jika bunga mangga A di hinggapi oleh kupu-kupu lalu serbuk sari dari bunga mangga A menempel di kaki kupu-kupu tersebut maka ia akan membawa serbuk sari itu terbang bersamanya. Lalu, saat dia himggap lagi di bunga B maka terdapat kemungkinan serbuk sari tadi akan menempel pada putik dari mangga B. lalu pada akhirnya maka akan terjadi penyerbukan oleh mangga A pada mangga B.

Pada proses yang melibatkan manusia, biasanya penyerbukan ini adalah percobaan dan jangkauannya sangat jauh. Bisa jadi mangga A di indonesia dan mangga B terdapat di Australia, dan di lakukan penyerbukan tersebut. Hal ini biasanya di lakukan manusia untuk memperoleh bibit yang unggul.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel