Pengertian Zona Abisal dan Hadal Beserta Penghuninya

Zona abisal dan zona hadal adalah bagian dari lima zona pada ukuran kedalaman laut. Jadi pengertian dari zona hadal dan abisal sudah tentu laut dengan kedalaman tertentu dan pada kedalaman tersebut pasti memiliki hewan jenis tertentu yang menempatinya. Untuk lebih jelasnya berikut pengertian beserta penghuninya dijabarkan secara lebih rinci.
Zona Abisal dan Hadal Beserta Penghuninya

Pengertian Zona Abisal

Zona abisal dalam oseanografi yaitu wilayah laut yang menjadi wilayah samudera yang memiliki kedalaman lebih dari 2.000 meter di bawah laut . Jenis biota laut yang dapat hidup di zona ini sangatlah terbatas. Cahaya matahari juga tidak dapat menembus sampai ke zona ini. Oleh karena itu, kehidupan pada zona ini sangat bergantung pada bahan-bahan organik yang jatuh dari bagian atas laut. Organisme yang terdapat di zona ini biasanya hidup dengan cara menyaring makanan, memakan bangkai, atau memangsa organisme lainnya.

Pengertian Zona Hadal

Zona hadal yaitu laut yang ditemukan pada kedalaman antara 5.000 sampai 6.000 meter di dasar laut serta dikenal juga sebagai zona hadopelagic atau zona parit. Parit laut ini adalah wilayah sempit dan panjang di dasar laut. Mereka adalah daerah terdalam dari dasar laut dan biasanya beberapa memiliki panjang ratus kilometer.

Penghuni Zona Abisal dan Zona hadal

Kedua zona ini hadal termasuk ke dalam zona bentik laut dalam. Kehidupan di wilayah laut dalam sangatlah terbatas sehingga hanya beberapa jenis hewan laut saja yang mampu hidup di zona tersebut.
Berbicara mengenai laut sudah tentu penghunu utamanya adalah ikan dan jenis ikan yang menghuni laut dalam cenderung berwarna hitam kelam atau abu-abu keperakan serta tidak memiliki kontras warna pada tubuhnya. Beberepa hewan penghuni laut dalam adalah sebagai berikut

Angler fish 

ialah salah satu jenis ikan di perairan dalam yang memiliki habitat pada kedalaman 3.000 kaki atau lebih dari 900 meter. Seperti pada kebanyakan penghuni ikan laut dalam, ikan ini juga dapat menghasilkan cahaya melalui proses yang di sebut bioluminensis. Photophore adalah organ yang digunakan untuk memancing mangsanya.

Pada Ikan jantan, ia mempunyai pengait untuk menempel pada tubuh  ikan betina. Kait akan terhubung dengan pembuluh darah ikan betina dan ia akan menjadi parasit, ia akan menghisap sari makanan dari sang betina.

Bathynomus Giganteus

Mereka hidup di kedalaman 2.000 kaki dan merupakan karnivora pemakan bangkai dan sisa-sisa makanan yang terjatuh ke dasar laut. Hewan ini juga lebih dikenal dengan nama isopoda raksasa karena ia adalah jenis terbesar dari keluarga isopoda. Ketika merasa terancam, hewan ini menggulung tubuhnya membentuk diri seperti bola sehingga mampu melindungi bagian bawah tubuhnya dengan kulit luarnya yang keras.

Grammatostomias Flaggellibarba

Ikan ini juga sering di sebut Dragon fish, ia merupakan jenis ikan dengan kepala besar dan gigi yang runcing serta tajam. Ikan ini hidup pada kedalaman sekitar 1500 meter. Ikan ini memiliki organ semacam belalai di bawah dagunya yang mampu menghasilkan cahaya, ini  digunakan untuk memancing mangsanya agar mendekat.

Viper fish

ikan ini dikenal sebagai predator gesit di laut dalam dan ia dapat ditemukan pada kedalaman 80 hingga 1.600 meter. Ikan ini mempunyai ciri-ciri mulut yang lebar dan fleksibel dengan gigi-gigi yang panjang dan tajam serta perut yang besar.

Selain itu, punggung ikan ini memiliki organ yang memproduksi cahaya melalui proses bioluminensis atau organ photophore , yang dimanfaatkan untuk memancing mangsanya. Makanan utamanya adalah crustacea dan ikan kecil.

Chimaera

Ikan jenis ini masih memiliki hubungan dengan ikan hiu dan pari sehingga biasa disebut ghost shark. Ikan ini menggunakan hidungnya yang panjang untuk mendeteksi gelombang listrik dari mangsanya yang biasanya bersembunyi di bawah pasir di dasar laut.

Untuk pertahanan diri, chimaera memiliki sirip di punggung yang beracun yang dapat membunuh manusia. Chimaera biasa ditemukan di kedalaman 8.000 kaki.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel