Gejala Diabetes Yang Harus Diketahui

Diabetes mellitus atau yang sering di sebut dengan istilah kencing manis adalah salah satu penyakit yang sering kita dengar belakangan ini. Namun, banyak orang tidak dapat menyadari jika dirinya terkena penyakit ini. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan atau informasi yang di dapat seseorang mengenai gejala awal atau tanda – tanda seseorang terkena penyakit diabetes.
gejala diabetes Tapi dari sekian banyak gejala yang dapat diamati terdapat dua gejala yang paling umum terjadi pada penderita diabetes mellitus yaitu sering ingin buang air kecil dan juga kaki sering menjadi mati rasa atau kesemutan. Secara lebih rinci berikut adalah daftar ciri – ciri penderita atau gejala diabetes.

Gejala – Gejala Diabetes melitus

Gejala diabetes melitus adalah hal – hal yang dapat di perhatikan untuk memastikan seseorang terjangkit diabetes atau tidaknya. Namun yang penting ketahui adalah seseorang dikatakan menderita diabetes melitus jika kadar gula darahnya berada di atas 126 mg/dl ( saat puasa ) atau 200 mg/dl ( tidak puasa ). Namun gejala diabetes biasanya muncul setelah gula darah di atas 270 mg/dl, jadi seringlah memeriksa gula darah anda. Berikut adalah daftar gejalanya

Polidipsi

Polidipsi adalah kondisi dimana seseorang akan mengalami rasa haus yang membuatnya menjadi sering untuk minum. Kondisi ini terjadi akibat adanya penarikan cairan pada ginjal seseorang. Sangat jelas seseorang mengalami kondisi ini jika dalam keadaan cuaca panas ( misalnya pada siang hari yang panas ) ia tidak mengeluarkan keringat layaknya orang normal.

Poliuri

Gejala diabetes ini adalah akibat dari kondisi polidipsi dimana penderitanya akan mengalami kondisi ingin buang air kecil secara terus – menerus. Yang tidak wajar dari kondisi ini adalah volume kencing yang berlebihan. Keingingan untuk kencing terus menerus ini biasanya lebih sering terjadi pada saat malam hari, dan bahkan bisa menjadi sering terbangun karena ingin buang air kecil.

Poliuri terjadi karena meningkatnya kadar gula di dalam darah seseorang sehingga membuat air seni menjadi lebih pekat dan pada akhirnya membuat ginjal menarik air yang ada di dalam tubuh agar air seni tadi menjadi tidak pekat lagi.

Polifagi 

Pada penderita diabetes kadang berkeinginan makan yang tinggi sehingga mereka makan lebih banyak dari biasanya, namun walau telah mendapat asupan makanan yang tinggi namun tubuh penderitanya tetap mengalami kelelahan atau badannya menjadi lemas.

Kondisi polifagi terjadi akibat dari masalah yang terjadi pada hormone insulin di tubuh manusia, ini mengakibatkan kadar gula darah di dalam tubuh manusia menjadi tinggi karena tidak dapat di serap oleh sel – sel tubuh, penyerapan gula darah tersebut memerlukan hormom insulin.

Gula pada darah tadi harusnya dapat di gunakan oleh tubuh untuk memperoleh energy, namun karena asupannya tidak sampai pada sel tubuh maka inilah yang menyebabkan penderita diabetes menjadi kurang bertenaga atau lemas. Namun, disisi lain otak mendapat perintah dari tubuh bahwa mereka kekurangan makanan, hal inilah yang menyebabkan orang merasa lapar terus menerus.

Perubahan pada kulit

Pada penderita diabetes biasanya gejala yang muncul pada kulitnya adalah perubahan warna kulit yang menjadi lebih gelap dan bersisik pada area lipatan. Daerah lipatan yang sering terkena adalah lipatan belakang leher seseorang, siku dan buku – buku jarinya.

Meskipun tidak semua perubahan warna kulit diakibatkan oleh penyakin ini namun Anda perlu waspada dengan cara memeriksakan kadar gula darah Anda. Seperti yang telah di katakana sebelumnya, insulin menjadi bermasalah pada penderita diabetes, ini mengakibatkan pertumbuhan sel – sel kulit dan melanin. Pada akhirnya hal tersebut akan menimbulkan bercak hitam pada kulit seseorang.

Gatal yang terjadi terus – menerus

Karena air dalam darah banyak di tarik oleh proses poliuri tadi, ini mengakibatkan kulit menjadi kering dan gatal. Gatal tersebut biasanya terjadi pada daerah tangan, betis dan kaki.

Berkurangnya kemampuan mendengar

Walaupun bukan gejala yang pasti, namun pada penderita yang memiliki kadar gula darah tinggi maka ia akan lebih rentan mengalami kerusakan pendengaran daripada yang memiliki kadar gula darah normal.

Perubahan pengelihatan

Pengelihatan pada penderita diabetes dapan mejadi lebih baik tau lebih buruk. Gejala ini terjadi akibat dari perubahan jumlah cairan dalam tubuh sehingga berdapak juga pada mata.

Gejala Pada Komplikasi Diabetes

Diabetes kadang tidak hadir sendiri, kadang ia juga bersama dengan penyakit lain lalu menyebabkan komplikasi. Diabetes yang berkompikasi memiliki gejala sebagai berikut:

  • Penyembuhan luka yang melambat ( bahkan kadang tidak sembuh )
  • Gatal – gatal pada kulit
  • Infeksi jamur yang tidak biasa
  • Perubahan warna kulit menjadi gelap
  • Mati rasa, kram atau kesemutan pada tangan dan kaki
  • Kualitas penglihatan menjadi menurun
  • Impotensi atau disfungsi ereksi ( ED ) pada pria
  • Penurunan berat badan

Jika Anda memiliki salah satu dari gejala diabetes seperti yang telah disebutkan di atas, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel