Akibat Dari Adanya Gaya Terhadap Benda Yang Bergerak

Dalam pelajaran fisika kita sering mendengar istilah gaya, dimana gaya sendiri diartikan sebagai tarikan atau dorongan yang diberikan terhadap benda. Jika gaya di berikan pada suatu benda pastilah ada akibat atau dampak yang terjadi pada benda tersebut. Ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi pada benda tersebut.
Akibat Dari Adanya Gaya Terhadap Benda Yang Bergerak
Jika benda diam diberikan gaya maka kemungkinan benda itu bergerak jika gaya yang diberikan cukup kuat untuk melawan gaya gesek (jika ada). Namun apa yang terjadi jika gaya tersebut di berikan pada benda yang bergerak?. Berikut beberapa kemungkinan dampak gaya terhadap benda yang bergerak:

1. Mengubah arah benda

Jika suatu benda diberikan gaya yang tidak sejajar dengan arah gerak benda, maka salah satu kemungkinan yang terjadi adalah perubahan arah benda. Dalam hal ini berarti sudut antara gaya yang diberiakn dengan arah benda adalah 0 derajat. Misalnya kita memberikan gaya pada benda yang bergerak dengan sudut 30 derajat antara gaya yang diberikan dengan arah gerak. Maka kemungkinannya benda akan berubah arah benda diantara 0 sampai 30 derajat, tergantung dari gaya yang diberikan.

2. Mengubah kecepatan benda

Semua gaya (bukan 0 N) yang diberikan pada benda bergerak sudah pasti akan mengubah kecepatan benda. Perubahan kecepatan ini dapat terlihat jelas saat gaya diberikan pada sudut 0 derajat atau 180 derajat dari arah gerak benda. Jika gaya di berikan pada 0 derajat maka benda akan menjadi semakin cepat, jika di beri gaya pada sudut 180 derajat maka benda akan semakin melambat bahkan berhenti, atau bahkan dapat berubah arah.

3. Menjadikan benda berotasi

Kemungkinan berikutnya yang dapat terjadi adalah menjadikan benda berotasi. Hal ini dapat terjadi jika benda di beri gaya tidak tepat pada titik beratnya sehingga benda dapat berotasi atau berputar. Mengapa demikian? Karena biasanya benda yang bergerak lurus (tanpa rotasi) dianggap diberikan gaya pada titik berat benda tersebut, sehingga jika gaya tidak pada titik berat maka benda akan berotasi.

4. Mengubah bentuk benda

Kemungkinan terakhirnya adalah benda tersebut akan berubah bentuk. Hal ini tergantung pada jenis benda tersebut dan gaya yang di berikan. Misalnya saja apel yang di lempar ke atas lalu di tembak, maka apel tersebut akan pecah atau berubah bentuk. Tapi jika gaya yang diberikan pada benda terlalu kecil maka kemungkinan tidak dapat mengubah bentuk benda namun hanya mengubah arah gerak benda tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel