Software Yang Dibutuhkan Untuk Belajar PHP

Untuk mempelajari bahasa pembrograman PHP tentu kita membutuhkan software penunjang, software tersebut digunakan untuk mempermudah proses belajar. Bahasa pemrograman PHP kini telah sampai pada PHP 7, dimana ini adalah versi terakhir. Karena bahasa ini popular di kalangan developer website, maka tentu banyak yang menggunakannya.
Software Yang Dibutuhkan Untuk Belajar PHP PHP (Hypertext Preprocessor) biasanya sering di gabungkan dengan database karena tidak lengkap rasanya website tanpa penyimpanan data. Database yang biasa digunakan adalah sql seperti mysql, postgresql. Berikut daftar software atau aplikasi yang dibutuhkan untuk belajar PHP, Anda dapat menggunakan salah satu dari tiap software yang dibutuhkan.

Apache Server dan Database Server

Seiring dengan berkembangnya dan semakin terkenalnya bahasa pemrograman PHP, banyak developer yang mengembangkan server yang dapat digunakan untuk menjalankan bahasa tersebut. Dengan menggabungkan beberapa fitur yang sering digunakan dalam pembuatan web, mereka berlomba-lomba agar software mereka dapat menarik dan dapat membantu pemula seperti kita untuk menggunakan PHP tanpa harus mengisntall satu persatu komponen yang dibutuhkan. Berikut daftar apache server, beberapa diantaranya telah digabungkan dengan database server untuk mempermudah.

1. Ampps

AMPPS menyebut dirinya sebagai kumpulan dari Apache, Mysql, PHP, Perl, Python dan Softaculous auto-installer yang dapat digunakan pada computer pribadi maupun server kantor. Selain yang disebutkan tadi, Ampps juga memiliki banyak sekali fitur yang memudahkan pemula bahkan yang sudah ahli untuk belajar PHP. Misalnya saja software ini juga menambahkan MongoDB, SQLite.

Saya sangat menyukai Ampps dan sekarang juga menggunakan software ini karena memiliki tampilan menarik dan memiliki banyak menu, terutama menu untuk membuat local domain. Dengan menu tersebut kita dengan cepat dapat membuat domain pribadi di local computer atau di jaringan kantor kita. Tentu jika kita bernian menginstall satu persatu komponen yang telah saya sebutkan tadi akan memakan banyak waktu dan kita akan menemui banyak kesulitan. Saya sangat menyarankan software ini bagi pemula.

2. Xampp

XAMPP adalah server apache yang telah dilengkapi dengan MariaDB, PHP, and Perl. Program ini juga open source dan mudah untuk digunakan. Meskipun tidak selengkap ampps namun untuk kebutuhan belajar php dasar Xampp lebih dari cukup.

Software ini adalah server apache yang pertama kali saya gunakan untuk belajar PHP. Software ini dapat dikatakan salah satu software yang cukup tua karena sudah 10 tahun dikembangkan, Xampp juga dapat digunakan pada beberapa operating system seperti windows, linux dan OS X. Dengan dokumentasi yang ada di websitenya saya rasa sudah cukup untuk dapat mempelajari cara kerja software ini. Tentunya bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris.

3. AppServ

Server apache ini adalah server yang dibuat sesederhara mangkin dan hanya mencakup software untuk pemrogramannya saja. Meskipun demikian, ini sudah cukup untuk belajar PHP dari awal hingga membuat web yang bagus. Software ini hanya terdiri dari Apache, PHP,  MySQL.

Banyaknya programmer yang menggunakan software ini karena penginstalan yang cepat dan simple. Hanya fokus pada PHP dan databasenya. Dengan kedua hal tersebut sudah cukup untuk membuat website yang baik dan aman dengan bahasa PHP.

4. WampServer

WampServer adalah software server apache yang khusus dibuat untuk windows saja, tidak seperti beberapa software sebelumnya yang memiliki versi operating system yang lain. Software ini juga cukup sederhana seperti AppServ. Dengan demikian WampServer adalah pilihan cocok bagi anda yang hanya fokus untuk belajar PHP dan Mysql saja.

Sebenarnya masih banyak Apache server yang lain, namun daftar diatas adalah yang paling sering digunakan. Semakin banyak yang menggunakan pasti semakin banyak tutorial cara penggunaan software tersebut.

Code Editor

Code editor atau text editor adalah software yang dapat kita gunakan untuk mempermudah pengetikan kode kita. Kita mungkin dapat menggunakan notepad dalam menuliskan kode, namun keterbatasannya adalah tidak ada yang membedakan antara variable, fungsi dan class. Dalam code editor, hal tersebut diberi warna berbeda (disebut syntax highlighting) sehingga memudahkan kita mengidentifikasi jenisnya.

Selain itu pada beberapa code editor dilengkapi dengan tambahan info mengenai fungsi yang kita gunakan dan variable apa saja yang dibutuhkan. Dengan begitu penulisan kode kita akan memakan waktu lebih cepat. Berikut adalah daftar software code editor yang sering digunakan :

1. phpDesigner

harga : $ 99 dengan 21 hari trial
Kecepatan adalah prioritas utama dari software ini, dengan tambahan editor untuk html, javascript dan css menjadikan editor ini ideal untuk membuat website. phpDesigner juga memiliki fitur code explorer yang membuat daftar fungsi dan class yang kita buat. Kita tidak perlu untuk menggunakan scroll untuk mencari fungsi tersebut, kita hanya perlu mengklik nama fungsinya dan dalam sekejap kita telah di fungsi tersebut.

Adanya code completion membuat saya sering menggunakan software ini, karena dengan adanya code completion tersebut akan memudahkan kita jika melupakan code php. Dan masih banyak lagi fitur yang ditawarkan.  Dengan banyaknya fitur tersebut tidak membuat software ini gratis, namun ada masa trial selama 21 hari.

2. JetBrains PhpStorm

Harga : $ 71 dengan 30 hari trial
Jika anda ingin membuat web yang lebih kompleks, saya menyarankan anda menggunakan software ini. Apalagi jika anda menggunakan framework PHP ( seperti Symfony, Zend Framework, Laravel, CakePHP, Yii )dan CMS (seperti Drupal, WordPress, Magento dan Joomla!).

Saat awal membuka software ini memang lebih lama dari phpDesigner karena PhpStorm akan mengindeks semua file dalam folder tersebut. Namun kelebihannya adalah fungsi yang telah dibuat di seluruh file tersebut menjadi memiliki autocompletion. Software ini juga tidak gratis dan memberikan 30 hari masa trial.

3. CodeLobster

Harga : gratis dan versi pro $100-$500
CodeLobster adalah salah satu php editor yang memberikan software gratis untuk mengedit pure PHP. Namun, ia memiliki banyak sekali fitur tambahan yang hanya dapat dinikmati pada versi pro. Dengan CodeLobster kita dapat mengedit framework, CMS dengan mudah. Tambahannya adalah fitur templating editor untuk blade, twig, smarty dan lainnya.

4. Atom

Harga : gratis
Atom adalah software pengedit kode yang tidak hanya dapat mengedit PHP saja, Atom juga dapat digunakan dalam bahasa pemrograman lain seperti python, ruby dan sebagainya. Tidak hanya itu, software ini juga dapat digunakan pada operating system selain windows seperti linux dan OS X. Memiliki fitur autocomplete dan yang paling penting adalah gratis. Sangat cocok untuk yang ingin merasakan php editor versi pro namun gratis.

5. Sublime Text

Harga : gratis dan versi pro $70
Seperti Atom, Sublime Text juga adalah code dan markup editor yang cross platform. Code editor ini juga memiliki versi gratis dan versi berbayar. Tentu ada kelebihan yang ditawarkan untuk versi berbayar. Harganya cukup murah yaitu  $70.

6. Notepad++

Harga : gratis
Notepad++ adalah code editor yang gratis, ringan dan serbaguna. Walaupun fiturnya tidak selengkap editor lain yang telah disebutkan, namun penggunanya sangat banyak. Saya juga salah satu penggemar software ini.  Tidak hanya PHP, software ini juga mendukung bahasa pemrograman lain serta bahasa markup. Namun software ini hanya dapat digunakan di windows.

Demikian beberapa code editor yang umum dipakai oleh PHP programmer, sebenarnya masih banyak software lain yang dapat digunakan.

Browser

Karena PHP adalah bahasa pemrograman untuk membuat sebuah website, maka untuk melihat hasil dari website yang kita buat tentu memerlukan software browser. Anda pasti sangat akrab dengan Google Chrome, firefox atau safari. Ketiga browser itu adalah yang paling sering digunakan. Selain ketiga browser tersebut, kita pasti pernah mendengar opera, internet explorer, uc browser dan lain sebagainya.

Untuk browser saya sarankan anda untuk memiliki beberapa browser karena tampilan pada tiap browser bias jadi dapat berbeda. Anda sebaiknya mengecek tampilan pada setiap browser sehingga pengguna website yang anda buat tidak mendapatkan hasil tampilan yang berbeda dengan apa yang anda lihat.

Selain melihat hasil pekerjaan kita dalam menggunakan bahasa PHP, kita juga dapat menguji web atau aplikasi yang kita buat. Apakah web tersebut rentan terhadap serangan atau tidak, memiliki celah dalam keamanannya atau tidak dan lain sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel