Pemerintah Cabut Moratorium Proyek Jalan Layang


Setelah melakukan moratorium dan evaluasi secara bertahap terhadap 40 proyek konstruksi layang sejak 20 Februari, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menargetkan pekan depan seluruh proyek bisa kembali dilanjutkan.

"Kami harapkan mulai minggu depan seluruh pekerjaan konstruksi layang sudah bisa jalan semua," kata Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono dalam keterangan diterima Media Indonesia, Sabtu, 3 Maret 2018.

Hingga saat ini, Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) telah memberikan rekomendasi kepada 38 proyek untuk melanjutkan pekerjaan meski beberapa di antaranya dengan catatan.

Basuki pun mengaku akan mengumpulkan badan usaha jalan tol (BUJT) sebelum seluruh moratorium dicabut. Sekaligus memberikan semangat dan memperjelas penyampaian hasil rekomendasi

"Seluruhnya harus dicek kembali sebelum dimulai, baik metode kerjanya, material, peralatan, kualitas pengawasannya ditingkatkan, maupun sumber daya manusianya," ungkap Basuki.

Meski nantinya moratorium dicabut, ia mengaku tidak bisa menjamin tidak akan ada lagi kecelakaan.

Dengan adanya KKK, risiko kecelakaan konstruksi bisa diminimalisasi. KKK telah menerjukan tim ahli ke lapangan untuk mengawasi dua pekerjaan konstruksi latang yang dinilai berisiko tinggi, yakni pemasangan bentang utama Jembatan Holtekamp di Papua dan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Dengan adanya keputusan itu, proyek Tol Becakayu (Bekasi, Cawang, Kampung Melayu) yang sempat terhenti karena ambruk, akan dilanjutkan.

KKK menyatakan PT Waskita Karya selaku kontraktor dinyatakan lolos dan direkomendasikan untuk melanjutkan pekerjaan Tol Becakayu.

Direktur Utama PT Waskita Karya (persero) Tbk M Choliq menyambut positif lolosnya hasil evaluasi 20 proyek yang sedang ditangani, termasuk Tol Becakayu oleh KKK. "Secara internal kami melakukan investigasi dan perbaikan metode kerja ataupun standar prosedur operasi," kata Choliq.

Kepala Divisi III PT Waskita Karya, Dono Parwoto, pun langsung mengadakan inspeksi mendadak menyangkut kesiapan alat, SDM, K3 dan material, kemarin sebelum proyek dilanjutkan pekan depan. [metrotvnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel