GP Ansor: Pertemuan Prabowo, Amien dan Rizieq Tak Berpengaruh ke Republik Ini!


Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menerima Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Makkah. Keduanya sebelumnya tertangkap kamera sedang menjalankan ibadah umrah. Sontak, pertemuan tiga tokoh itu membuat heboh publik dalam negeri.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menilai, ibadah umrah yang dilakukan Prabowo dan Amien Rais akan sia-sia bila niatnya dilakukan semata untuk politik di Pemilu 2019.

"Menurut saya ‎kalau umrahnya diniatkan untuk urusan politik, saya kira jauh dari sah," ujar Yakut di Kantor GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu 2 Juni 2018 malam.

Anggota Komisi V DPR itu menambahkan, berapa kalipun dua tokoh tersebut melakukan pertemuan tidak akan mengubah kondisi Indonesia. Apalagi jika pertemuan tersebut diniatkan untuk politik.

"Saya kira begini ya, mereka mau ketemu berapa kali, enggak akan berpengaruh kepada kondisi Republik ini," katanya.

Yaqut mengaku tidak akan mempermasalahkan pertemuan Prabowo, Amien Rais, dan Habib Rizieq tersebut. Meski demikian, menurut dia, apabila motif ibadah umrah hanya untuk berpolitik maka hal tersebut dinilai tidak akan etis.

"Tapi kalau kemudian motifnya politik ya tentu enggak etis," pungkasnya.

Sebelumnya, Humas PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, pertemuan itu dilakukan dalam rangka silaturrahmi mengunjungi saudara Muslim yang sedang dizalimi dan terkucilkan (hijrah). Bahkan Prabowo menurutnya mengatakan pertemuan itu sama dengan pengalaman dulu dia di Yordania.

Novel melanjutkan, pertemuan banyak membicarakan berbagai persoalan bangsa. Salah satu topik yang dibicarakan yakni masalah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Rizieq, lanjut Novel meminta PAN dan Gerindra segera membentuk koalisi bersama PKS dan PBB di Pilpres 2019 mendatang. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel