Habib Rizieq Capres PA 212, Mahfud MD: Saya Tak Tahu Peluangnya


Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menjadi capres yang direkomendasikan oleh PA 212. Bahkan empat partai juga membentuk koalisi keummatan untuk menyambut usulan tersebut. Cendekiawan muslim, Mahfud MD menganggap hal itu bisa saja.

"Ya boleh saja, tidak tahu kansnya (peluang) berapa, tapi sebagai warga negara ya boleh saja," Mahfud di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin (4/6/2018).

Mahfud mengatakan hanya Habib Rizieq sendiri yang bisa mengukur dirinya untuk bisa berlaga di Pilpres 2019.

"Dia boleh (mencalonkan) karena dia warga negara yang memenuhui syarat juga, kalau ada yang usul. Tapi seberapa kansnya saya tidak tahu," ucapnya.

Perlu diketahui, Habib Rizieq Syihab mendorong empat partai politik segera mendeklarasikan dukungannya kepada capres Prabowo Subianto.

"Bahwa Habib Rizieq Syihab meminta kepada Prabowo dan Amin Rais juga kepada pimpinan partai koalisi 212 untuk segera mewujudkan Koalisi Keummatan antara Gerindra, PKS, dan PBB," kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif dalam keterangan yang disampaikan Humas Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin kepada detikcom, Minggu (3/6/2018).

Padahal sebelumnya, pada Rakornas PA 212 memutuskan untuk mengusung Habib Rizieq Syihab pada Pilpres 2019.

"Berdasarkan suara-suara pendapat yang masuk, dalam rakornas tadi, sebagian besar peserta rakornas menginginkan agar PA 212 memperjuangkan imam besar umat Islam HRS untuk menjadi capres RI," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif.

Selain Habib Rizieq, ada beberapa nama yang direkomendasikan. Di antaranya Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang, Yusril Ihza Mahendra, dan Zulkifli Hasan. Slamet mengatakan juga disepakati bahwa PA 212 berkomitmen untuk patuh dan tunduk kepada Habib Rizieq. Terutama mengenai keputusan-keputusan yang diambil Habib Rizieq.

"Semua peserta rakornas mayoritas menyepakati tunduk dan patuh dengan apa-apa yang menjadi keputusan imam besar umat Islam Indonesia," pungkasnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel