Rapat pleno rekapitulasi DPS, KPU minta masyarakat cek sudah terdaftar atau belum


Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia menggelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum tahun 2019. Lewat pleno ini, KPU akan melihat data masyarakat yang telah direkapitulasi oleh tiap kota/kabupaten provinsi di seluruh Indonesia.

"Hasil rapat pleno hari ini punya peran, tugas dan tanggung jawabnya untuk menyebarkan informasi yang kita tetapkan hari ini penyelenggara Pemilu dan punya kewajiban menginformasikan ini kepada seluruh masyarakat pemilih untuk kemudian mereka ikut mengeceka Apakah namanya sudah tercantum di dalam daftar pemilih sementara tersebut," kata Ketua KPU, Arief Budiman, saat membuka rapat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, (23/6/2018).

Setelah namanya terdata dalam DPS, Arief meminta segenap peserta Pemilu untuk memeriksa ulang apakah namanya sudah ada, dan sudah benar penulisannya dan lain sebagainya. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada kesalahan yang bisa dipermasalahkan di kemudian hari dalam hari pencoblosan.

"Jadi apakah ada kesalahan dalam penulisan namanya dan seterusnya, (jika ada) peserta pemilu punya kewajiban menginformasikan hal ini kepada para konstituennya yaitu pemerintah, ini mendukung kita (KPU) untuk menginformasikan yang menyebarluaskan mensosialisasikan daftar pemilih ini," jelas Arief.

Selain itu, kepada Tim Pengawas Pemilu diminta untuk bisa mencermati dan mengawasi, apakah terjadi kesalahan dan untuk perbaikan terhadap DPS yang kemudian ditetapkan (menjadi DPT). Hal ini ditekankan Arief, agar tidak adanya miss yang bisa berpotensi menjadi masalah di kemudian hari.

"Jadi Bapak Ibu sekalian kalau ada catatan penting ada masukan informasi penting mohon segera disampaikan pada masa ini karena tipe. Sementara itu baru menjadi bagian awal dari proses untuk pada akhirnya nanti akan ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap pada tanggal antara 15 sampai dengan 21 Agustus 2018," terang dia.

Terakhir, Arief berharap dengan didatanya DPS hari ini, sekaligus tanda dimulainya tahapan Pemilu mulai dari pilkada sampai Pilpres 2019.

"Jadi mudah-mudahan apa yang kita kerjakan sejak dimulainya tahapan Pemilu sampai hari ini dan nanti sampai dengan dilantiknya wakil-wakil rakyat kita presiden dan wakil presiden kita semua bisa berjalan dengan baik dan lancar," tutup Arief.

Pantauan di lokasi, rapat pleno terbuka ini dimulai pukul 10.00 WIB dengan dihadiri oleh perwakilan 20 partai peserta Pemilu 2019. Selain itu, KPU juga turut mengundang seluruh perwakjilan KPU dari tiap masing-masing kota/kabupaten dan provinsi, dan juga LSM pemantau Pemilu, Kementerian, DKPP, Bawaslu, dan kementerian terkait. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel