Untungnya LRT Dibangun Tak Sejajar dengan Tanah

Foto: Grandyos Zafna.

Pembangunan LRT Jabodebek saat ini tidak menempel tanah alias elevated. Sehingga, pada LRT ini terdapat tiang-tiang yang dibangun.

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk Budi Harto mengatakan, ada kelebihan LRT dibangun elevated. Dia bilang, LRT ini tidak menganggu lalu lintas saat beroperasi nanti. Artinya, LRT tersebut tidak menambah kemacetan jalan.

"Kelebihannya anda bisa bayangkan, kereta di dalam kota Jakarta yang sekarang, KRL itu kan dibangun di bawah dampaknya kan nggak bisa nyebrang, kalau dibuat at grade, LRT menganggu lalu lintas di bawah tambah macet," kata dia kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Apalagi, kata dia, waktu tunggu (headway) LRT bisa mencapai 3 menit. Dia bilang, dengan headway sampai 3 menit maka lalu lintas akan parah jika dibangun menempel tanah.

"Kalau di atas, jarak antara kereta itu headway bisa diperpendek hanya 3 menit, bisa Anda bayangkan kalau at grade 3 menit itu kan berarti lalu lintas tidak jalan, tutup semua lalu lintas di Jakarta ini," sambungnya.

Oleh karena itu, dia menuturkan, alat transportasi kereta yang cocok untuk perkotaan ialah tipe konstruksi elevated dan bawah tanah (underground). Tapi, untuk bawah tanah biayanya jauh lebih mahal.

"Karena transportasi kota itu kalau nggak underground, elevated," tutup Budi. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel