Bahas Capres-Cawapres, PKS Ingin Koalisi Prabowo Contoh Jokowi

Foto: Okezone

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berharap koalisi pendukung Prabowo Subianto segera terbentuk, sehingga bisa langsung memutuskan calon presiden dan wakil presiden yang diusung di Pilpres 2019. Dia ingin koalisi Prabowo bisa mencontoh kubu Joko Widodo (Jokowi) yang duduk bersama memutuskan sikap.

"Pak Jokowi jujur sudah mencontohkan yang baik dengan duduk bersama. Nah kita berharap 4, 5 partai ini duduk bareng. Ayo kita bahas. Tidak harus seserius kayak di Batu Tulis yang settingannya rapi," kata Mardani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).

Mardani mengatakan sejauh ini para pimpinan PKS, Gerindra, Demokrat, dan PAN belum berada dalam satu forum untuk menentukan sosok capres-cawapres yang diusung di 2019. Karena itu, lanjut Mardani belum bisa dipastikan sosok yang dianggap maju sebagai capres. Bahkan, sosok Prabowo belum final sebagai capres dari koalisi ini.

"Apapun yang belum dibahas bersama, semua masih bisa berubah," ungkap Mardani.

Memang, kata Mardani, Prabowo memiliki kecenderungan besar sebagai capres dari koalisi Gerindra-PKS-PAN-Demokrat. Hanya dalam politik, semua hal bisa terjadi.

"Kalau bicara kemungkinan 95 persen kan Pak Prabowo, 5 persen ada kemungkinan berubah. Nah dipolitik 5 persen itu bisa bermakna banyak," ungkap Mardani.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini memahami ketika berkoalisi setiap partai ingin mendapatkan kemenangan. Untuk itulah diperlukan musyawarah antar partai untuk mendapatkan kesepakatan soal capres dan cawapres yang akan diusung.

"Kalau sudah musyawarah semua buka diri. Kalau sekarang kan belum ada pembahasan. Contoh figur-figur. PAN punya versi sendiri, PKS punya sendiri, Gerindra punya. Nanti versi itu ditaruh bersama. Makanya lebih cepat bertemu lebih baik," pungkasnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel