Demokrat Tantang Jokowi Segera Umumkan Nama Cawapres

Foto: Detikcom

Saat ini belum ada pasangan lengkap dan resmi yang dicatat akan maju di Pilpres 2019. Padahal waktu pendaftaran capres-cawapres tingga menghitung hari lagi yaitu 4-10 Agustus 2018.

Wasekjen Demokrat Didi Irawadi mengatakan dinamika politik pada era SBY 2009 dengan Jokowi jelang Pemilu saat ini sangat berbeda. Menurutnya pada pilpres sebelumnya SBY mengumumkancawapresnya jauh sebelum masa pendaftaran.

"Ini situasi berbeda dengan 2009 kalau kita lihat pada saat itu, jauh sebelum pendaftaran Pak SBY sudah berani menunjukkan cawapresnya Pak Boediono, tidak perlu menunggu injury time," ujarnya dalam diskusi bertema 'Setelah Prabowo-SBY Bertemu' di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Didi mengatakan hal itu dilakukan SBY supaya masyarakat Indonesia mempelajari perjalanan setiap calon pemimpinnya dengan waktu yang cukup lama. Jadi, masyarakat dapat dengan mantap memilih capresnha nanti.

"Jadi, tidak menunggu saat-saat dua minggu bahkan sehari dua hari dan ternyata tambah solid karena masyarakat tidak dibiarkan menebak-nebak untuk membeli kucing dalam karung," jelasnya.

Di samping itu Didi mempertanyakan koalisi Jokowi yang dikatakan solid tapi justru belum mengumunkan siapa caeapresnya. Ia meminta Jokowi agar segera mengusung cawapresnya.

"Jangan biarkan ketidakpastian ini menjadi tidak pasti pak Jokowi yang jumlahnya paling besar kenapa ragu-ragu ini akan lebih jelas dan memberikan kepastian,"

"Saya pikir ini menandakan ini semakin jelas di pihak lain sebut solid di pemerintah, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan karena cuma ada di kantong calonnya. Tetapi kantongnya banyak. Jadi, keluarkanlah yang ada di kantongnya, supaya orang tidak menebak-nebak," tutupnya.

Saat ini kedua kubu Jokowi dan Prabowo terlihat seperti mencari koalisi yang pas. Terakhir Prabowo bertemu dengan SBY pada Selasa (24/7) lalu Jokowi yang bertemu dengan pimpinan partai politik pada Senin (23/7). [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel