Pemprov DKI Dinilai tak Serius Urus Kali Item

Foto: Antara

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai tak serius mengurus Kali Item, Jakarta Pusat jelang Asian Games 2018. Selain lingkungan yang belum tertata, bau kali juga menyengat saat air surut.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan Pemprov DKI mestinya berperan besar dalam mempromosikan kota tuan rumah. Kondisi lingkungan, kata dia, jadi penilaian lebih bagi ratusan ribu wisatawan mancanegara yang bakal memeriahkan Asian Games 2018.

"Dengan kondisi persiapan Pemprov DKI yang belum optimal, saya melihat seolah-olah penataan lingkungan turut jadi urusan pemerintah pusat bukan Pemprov," ujar Trubus kepada Medcom.id, Minggu, 22 Juli 2018.

Menurut Trubus, kondisi buruk Kali Item merupakan cerminan penataan lingkungan oleh Pemprov DKI Jakarta. Aspek penanganan yang berkesinambungan dinilai tak dilakukan. Padahal, bau kali menyengat kerap terjadi di musim kemarau.

"Semestinya sejak awal konsentrasi untuk dibersihkan, dikeruk lalu diterapkan teknologi mutakhir supaya tidak bau. Saya sudah beberapa kali ke situ baunya sangat menyengat, sisi kenyamanan memang sangat terganggu," ujarnya.

Penerapan waring sepanjang 680 meter di kali yang berhadapan langsung dengan venue atlet Asian Games dinilai tak efektif. Trubus menilai penataan lingkungan mestinya tidak dilakukan dengan cara instan.

"Jaring itu tak terlalu efektif, baunya tetap tidak hilang, apalagi bulan Agustus saat  pelaksanaan Asian Games," tuturnya.

Penataan lingkungan, lanjut Trubus, mestinya dilakukan di sepanjang aliran sungai. Sehingga seluruh limbah penyebab Kali Item berbau menyengat bisa ditangani.

"Lingkungan di sekitar sungai itu juga harus dibersihkan. Mohon maaf di Sunter itu lingkungan kumuh, harusnya bisa dengan cepat melakukan penataan, kalau hanya ditutup jaring ya tetap saja terlihat kumuh," tandasnya. [metrotvnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel