Prabowo: 10 Tahun SBY pimpin RI dengan tenang, sekarang kita risau

Foto: Merdeka.com

Gerindra dan Demokrat selangkah lagi menuju koalisi di Pilpres 2019. Usai SBY dan Prabowo Subianto diskusi 90 menit, kedua partai membentuk tim kecil merampungkan kesepakatan koalisi.

Ketum Gerindra, Prabowo merasa tokoh bangsa harus bersatu. Dia melihat saat ini kondisi negara sedang sulit.

"Jadi saya kira dalam keadaan negara susah, para tokoh bangsa harus bersatu, itikad kita baik," kata Prabowo di rumah SBY, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7).

Dalam kesempatan itu, Prabowo pun memuji pemerintahan SBY selama dua periode. 10 Tahun dipimpin SBY, Indonesia damai.

"Pak SBY punya pengalaman sangat besar, 10 tahun beliau pimpin dengan tenang Republik kita, sekarang kita risau," kata Prabowo.

Salah satu yang menjadi sorotan yakni tentang isu ekonomi. Prabowo menyinggung BUMN adalah pertahanan ekonomi Indonesia yang harus dijaga.

"Karena BUMN menurut pendapat saya, BUMN adalah pertahanan terakhir ekonomi RI. Jadi kalau BUMN telanjang negara kita telanjang," kata Prabowo tanpa menjelaskan maksud pernyataannya tersebut.

Prabowo sangat gembira terjadinya pertemuan dengan SBY malam ini. Menurut dia, sudah terbangun chemistry yang baik antara Gerindra dan Demokrat untuk memberikan solusi kepada rakyat.

"Kami sangat gembira suasana hari ini chemistrinya bagus," tutup Prabowo. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel