Prabowo Bicara Negara Sakit, NasDem: Siapa yang Periksa?

Foto: Dok. Pribadi

Ketum Gerindra Prabowo Subianto berbicara soal Indonesia yang dinilai dalam kondisi sakit. Partai NasDem mempertanyakan dasar pernyataan Prabowo itu.

"Saya Kira wajar oposisi bicara seperti itu. Tapi kalau bilang negara ini sedang sakit, saya justru balik tanya, yang periksa siapa? Oposisi? Lab (laboratorium) yang periksa siapa?" kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago, Sabtu (14/7/2018).

Irma kemudian menyebut sejumlah prestasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyinggung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Irma juga menyebut perbaikan puskesmas dan rumah sakit serta sumber daya manusia (SDM).

"Yang pasti ekonomi terus tumbuh, infrastruktur luar biasa, rumah sakit dan puskesmas terus diperbaiki, SDM juga sedang dipersiapkan untuk lebih baik lagi. Listrik dibangun di seluruh wilayah," sebut dia.

Andai pembangunan dan perbaikan yang dilakukan Jokowi belum sempurna, menurut Irma hal itu ialah hal yang wajar. Karena itu Jokowi perlu waktu dua periode agar program-programnya berjalan sempurna.

"Jika dalam waktu 4 tahun belum paripurna ya wajar. Makanya supaya paripurna kerjanya perlu dua periode," tutur Irma.

Sebelumnya, Prabowo menilai negara Indonesia saat ini sedang sakit. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara halalbihalal Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia di Jakarta Pusat.

"Saudara-saudara, kita kumpul saat negara kita dalam keadaan, menurut saya, saya kira kita masih boleh berpendapat di negara ini, saya berpendapat bahwa negara kita dalam keadaan sakit," kata Prabowo dalam sambutannya di aula Masjid Al-Furqon, Senen, Jakarta Pusat. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel