Airlangga Pastikan Golkar Tidak Akan ''Bermain Dua Kaki'' pada Pilpres 2019





Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menegaskan soliditas partainya dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang.

Airlangga menegaskan bahwa Golkar tidak akan berada pada "bermain dua kaki" yakni pada kubu Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga.

"Pada 2019 ini kan Golkar sudah memutuskan di Rapimnas dan Munas jadi kita justru dari awal," ujar Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Jln Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (27/8/2018).

Kejadian seperti ini sempat terjadi pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu secara resmi Golkar mendukung Prabowo-Hatta Rajasa, namun sebagian kadernya bergabung dengan tim Jokowi-Jusuf Kalla.

Menteri Perindustrian tersebut mengatakan Golkar saat ini tidak akan mengulang sikap seperti Pemilu 2014 lalu.

"Berbeda dengan pemilu sebelumnya, jadi kita justru sudah memutuskan dari awal. Jadi itu bukan menjadi pertanyaan lagi," tegas Airlangga.

Sebelumnya isu perpecahan dukungan Golkar terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin dihembuskan oleh anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Fadel Muhammad.

Dirinya menilai, partainya tidak solid mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Menurutnya, internal Golkar rawan perpecahan akibat tidak dipilihnya kader Golkar sebagai cawapres oleh Jokowi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Fadel Muhammad di sela gladi resik penobatan sebagai Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Selasa (21/8/2018).

"Kita lihat bulan depan, (situasinya) agak rawanlah. Akan dibahas di rapat kerja bulan depan," ujar Fadel. [tribunnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel