Ingin Ikut Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Kapan Ahok Bebas?


Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan ikut berkampanye untuk pasangan capres-cawapres Jokowi dan Ma'ruf Amin. Bisakah hal tersebut terjadi mengingat saat ini Ahok masih ditahan?

Ahok resmi ditahan pada 9 Mei 2017 lalu. Ahok harus meringkuk di jeruji besi karena divonis 2 tahun penjara bersalah dalam kasus dugaan penistaan agama.

Jika hitung-hitungan 2 tahun, maka Ahok akan bebas pada Mei 2019 mendatang. Dia divonis pada 9 Mei 2017 silam.

Pada momen Natal 2017 lalu, Ahok mendapat pengurangan tahanan (remisi) sebanyak 15 hari.

"Iya, dapat, (tapi) nanti dicek sama-sama ya, karena tidak ada buku di depan saya, seingat saya 15 hari itu karena Natal," ujar pengacara Ahok kala itu, Wayan Sudirta, Senin (18/12/2017).

Artinya, Ahok bisa bebas di akhir April 2019 apabila tak ada tambahan remisi lagi. Namun kemungkinan besar dia akan kembali remisi di Natal tahun ini.

Jika hitung-hitungannya tepat, dengan mendapat remisi kedua, Ahok akan bebas di masa akhir kampanye. Jadi dia mungkin saja ikut kampanye, tentunya jika diajak oleh Jokowi.

Di lain kesempatan, keluarga Ahok juga sempat menyatakan Ahok menolak untuk bebas bersyarat dan memilih bebas murni.

"Hari ini ramai WhatsApp dan telepon semua tanya hal yang sama apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan Agustus? Jawabnya iya benar, tetapi beliau @basukibtp putuskan untuk tidak ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja," kata Fifi dalam akun Instagramnya, Rabu (11/7).

Sebelumnya Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap bahwa Ahok telah menyampaikan ingin turut serta dalam kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ada yang bilang Pak Ahok marah katanya. Kemarin Ahok tulis surat ke saya, bilang, 'Saya senang, Pak. Kalau saya keluar dari penjara, saya pengin juga ikut kampanye nanti di tim pemenangan'," ujar Luhut di acara deklarasi dukungan pada Jokowi-Ma'ruf oleh purnawirawan TNI, Minggu (12/8).

Masa kampanye Pilpres 2019 akan berlangsung pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Apabila Ahok bebas pada akhir kisaran minggu terakhir April 2019, maka Ahok tak akan bisa ikut mengkampanyekan Jokowi. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel