KPU ke ACTA: Tak Ada Rahasia di Pertemuan dengan Koalisi Jokowi





Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) memprotes KPU terkait pertemuan dengan 9 sekjen koalisi Jokowi yang digelar tertutup. KPU mengatakan, tidak ada pembicaraan rahasia dalam pertemuan tersebut.

"Nggak ada membicarakan sesuatu yang rahasia, nggak ada," ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

Terkait pertemuan yang dilakukan tertutup, Arief mengatakan hal ini dikarenakan ruang pertemuan yang terbatas. Menurutnya, ruangan yang digunakan tidak dapat memuat banyak orang.

"Kalau pertemuan itu tertutup karena ruangannya terbatas, kalau masuk semua, kan nggak cukup. Di ruangan itu bukan hanya 1 atau 2 orang, komisioner yang hadir hari itu ikut pertemuan," tuturnya.

Arief mengatakan pertemuan tersebut hanya membahas alur pendaftaran. Ia juga mengatakan sekjen koalisi Jokowi menanyakan banyaknya pendukung yang dapat masuk saat pendaftaran.

"Aturan yang dibuat KPU lalu alur pendaftaran mereka ingin tahu. Bagaimana kalau bawa pendukung lebih dari 170 orang, gitu," ujar Arief.

Menurutnya, KPU terbuka untuk melakukan pertemuan dengan siapa saja. Arief mengatakan pertemuan dapat dilakukan sepanjang membicarakan tahapan pemilu.

"KPU mau pertemuan dengan sapa saja boleh, kami terbuka. Siapa pun boleh nanya apapun sepanjang tentang PKPU, tahapan pemilu, dan tata cara, yang kita diskusikan kan hal-hal teknis saja," kata Arief.

ACTA memprotes pertemuan KPU dengan 9 sekjen koalisi Jokowi. ACTA menyebut KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu seharusnya netral.

ACTA mengatakan tak patut KPU menggelar pertemuan tertutup dengan salah satu tim pemenangan paslon. Aturan itu telah melanggar azaz keterbukaan publik.

"Nah pertemuan ini kami sangat menyayangkan karena sebagai wasit KPU adalah pelaksana pemilu. Jadi sebagai pelaksana, sebagai pemilu harus berada dalam posisi netral," kata Wakil Ketua ACTA Munathsir Mustaman saat jumpa pers di Sekretariat ACTA Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel