Mustakim Kebanjiran Order Kemeja Jokowi

Foto: Tribunnews

Anak muda asal Pekalongan, Jawa Tengah ini tak menyia-nyiakan peluang bisnis pasca melihat Presiden Jokowi bersama KH Maruf Amin mendaftarkan diri sebagai bakal calon preiden (capres) dan bakal calon wakil presiden (cawapres), di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU),Jumat (10/8/2018).

Naluri Mustakim langsung tertuju dari baju yang dipakai Jokowi, kemeja warna putih betuliskan "Bersih, Merakyat dan Kerja Nyata'.

"Kemeja yang dipakai Pak Jokowi saat mendaftar ke KPU langsung menginspirasi saya untuk memproduksinya.," kata Mustakim kepada tribunnews.com, Sabtu (11/8/2018).

Mustakim mengaku, inspirasi untuk membuat kemeja Jokowi langsung ia infokan kepada rekan-rekannya yang langsung mendapat respon. Baru semalam, diakuinya, sudah 200 yang pesan Kemeja Jokowi. \

"Saya gunakan sablon yang paling bagus dan kemeja yang bagus agar tidak mengecewakan dan sama dengan yang dikenakan Pak Jokowi saat mendaftar ke KPU. Alhamdulillah, seketika yang respon banyak," kata dia.

Mustakim keseharianya juga memiliki usaha mendistribusikan batik serta sarung khas Pekalongan. Kini, idenya untuk membuat kemeja Jokowi, juga sudah dipesan dari Gorontalo.

"Yang dari Gorontalo pesan, minta contoh. Kalau bagus mau pesan lagi dalam jumlah yang banyak," ungkap warga Pekalongan yang tinggal di Jalan Raya Bligo, Buaran, Pekalongan, Jawa Tengah ini.

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni sebelumnya menjelaskan alasan Jokowi yang akhirnya memilih kemeja bertuliskan "Bersih, Merakyat dan Kerja Nyata' saat mendaftar ke KPU. Awalnya Jokowi ditawari oleh tiga desain model baju oleh Politisi PDI Perjuangan yang juga Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

"Presiden ditawari tiga desain sama mas Pram (Pramono), tapi presiden memilih yang tulisannya Bersih, Merakyat, Kerja Nyata dan ini bagian tagline yang akan diperjuangkan," ujar Antoni.

Ia tak mengetahui secara persis siapa yang pertama kali mendesain kemeje yang dipakai Jokowi. Ketua Umum PPP, Romahurmuziy menuturkan, baju yang dikenakan Jokowi saat mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu ke KPU, akan diperbanyak dan dikenakan oleh semua partai pendukungnya.

"Akan diperbanyak, beliau (Jokowi) sudah menyampaikan semua partai politik akan kebagian," ujar Romi di tempat yang sama.

Romi juga mengaku tidak mengetahui usulan desain tersebut dari siapa dan dilakukan penjahitan dimana, namun dirinya mendukung pemakaian baju dengan tulisan 'Bersih, Merakyat, Kerja Nyata'. ‎"Belum tahu saya, mesti saya tanya dulu," ucap Romi. [tribunnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel