Ruhut Sindir PKS: Ganti Fahri Aja Nggak Mampu Apalagi Presiden

Foto: detikcom

Ruhut Sitompul menyindir gerakan tagar #2019GantiPresiden yang digagas Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Ruhut menyebut PKS yang tak mampu mengganti Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR, akan sulit juga berupaya mengganti presiden.

"Saya yang pertama ngomong di medsos, di TV, waktu saya lihat hastag itu, idih nggak malu ganti presiden. Fahri itu sudah dipecat dari 2016. Wakil DPR pengganti dia seorang wanita sudah disiapkan di paripurna, sampai sekarang masih Fahri. Jadi maksud saya ganti kadernya Fahri Hamzah aja nggak mampu apalagi ganti presiden," kata Ruhut di acara diskusi di Hotel Ibis Budget di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018).

Soal pemecatan Fahri, Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan PKS. Di kasus itu, Fahri Hamzah tidak terima dirinya dipecat PKS.

Fahri yang tak terima kemudian menggugat PKS ke pengadilan. Pada 14 November 2016, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Fahri terkait pemecatannya dari PKS. Selain menyatakan pemecatannya tidak sah, majelis hakim menghukum PKS membayar Rp 30 miliar kepada Fahri.

Kembali ke soal tagar. Ruhut menyayangkan gerakan #2019GantiPresiden melebar ke berbagai daerah, terutama saat ada penolakan Neno Warisman di Riau. Apalagi gara-gara insiden tersebut pilot salah satu maskapai mendapat sanksi.

"Itu kan jadi korban pilotnya," kata Ruhut.

Ruhut berterima kasih kepada Polri dan TNI yang mencegah terjadi benturan karena gerakan tersebut. Menurutnya, dalam demokrasi juga harus ada tanggung jawab dalam bersuara.

"Pemerintah sangat baik, demokrasi di era reformasi, demokrasi dikedepankan tapi ngomong juga harus bertanggung jawab," ujarnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel