Tantangan dan Serangan Amien Rais ke Jokowi

Foto: detikcom

Amien Rais kembali bersuara. Ketua Dewan Kehormatan PAN itu melancarkan serangan hingga menantang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tantangan tersebut disampaikan Amien setelah menghadiri deklarasi relawan Kornas Dukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kemarin malam. Pria 74 tahun ini meminta Jokowi bertanding secara fair di Pilpres 2019.

"Masukan untuk rezim ini, Pak Jokowi yang tentu ingin dipilih kembali, saya mengimbau Bapak imbauan berikut ini. Pertama, mari kita bertanding secara fair, secara betul-betul jujur transparan menggunakan segala macam yang halal dalam demokrasi yang dijamin dalam konstitusi kita itu," ujar Amien di Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).

Amien, yang pernah menjabat Ketua MPR, juga menyerang Jokowi terkait masalah ekonomi, seperti pelemahan rupiah. Amien menyoroti APBN yang dinilai tidak ada perbaikan untuk ditingkatkan.

"Kemudian APBN saya kira ambruk jugalah kalau tidak ada perbaikan yang cepat. Menurut saya, beginilah Pak Jokowi udah nggak mungkin lagilah membalikkan keadaan karena bebannya sudah sangat berat. Jadi yang perlu kita harapkan Pak Jokowi jangan memperparah lagi. Jadi sudah cukup seperti ini kita bertanding secara fair," cetus Amien.

Amien menganalogikan kebijakan yang diambil pemerintahan Jokowi sebagai 'kebijakan panik' dan yakin dukungan dari rakyat kepada Jokowi menurun. Amien optimistis Jokowi kalah di pilpres.

"Jadi saya lihat sekarang ini agak panik semua sudah dilakukan, tapi tampaknya rakyat sudah berbalik arah. Jadi pesan saya ke Pak Jokowi, kekuasaan itu sesuatu yang relatif, bukan absolut. Sudah dikasih kesempatan empat tahun, ya sudahlah goodbye, kita akan punya pemimpin baru, insyaallah," lanjutnya.

Kesekian Kali Amien Serang Jokowi

Amien dikenal sebagai tokoh yang vokal mengkritik Jokowi. Ia pernah menyebut 'Jokowinomics' belum berhasil. Revolusi mental yang digaungkan Jokowi juga dipertanyakannya.

"Nawacita jadi 'Nawasengsara', kemudian revolusi mental itu sampai ke mana? Yang direvolusi mental yang kayak apa?" ucap Amien dalam sambutannya di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).

Setelah melontarkan sederet 'serangan', Amien mengatakan 'cukup' untuk Jokowi. Tak hanya Muhammadiyah, kalangan Nahdlatul Ulama pun diajaknya.

"Jadi Muhammadiyah, nahdliyin, dan kita yang paham masalah itu harus mengatakan enough is enough," ujarnya.

Akankah di lain kesempatan Amien kembali menyerang Jokowi?. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel