Jelang Pilpres, Perempuan NU Diingatkan Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf


Ketua Umum Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Ida Fauziyah mengingatkan agar perempuan NU tidak lengah menjelang Pilpres 2019. Semua harus bergerak mengajak warga lain mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 nanti untuk memilih pasangan calon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Jangan hanya ramai saja saat kampanye, tapi juga harus ramai-ramai datang ke TPS. Ajak semuanya untuk memilih pasangan Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin,” ujar Ida Fauziyah dalam Rakor JPNU Banyumas di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (23/3/2019).

Sejauh ini, kata Ida, hasil survei masih terus menempatkan pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam posisi unggul. Hal itu harus dipertahankan hingga hasil pencoblosan.

“Jangan karena sudah merasa unggul, kemudian malas-malasan sehingga tidak mengajak warga yang lain untuk mencoblos di TPS,” katanya.

Ida yang juga Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini menambahkan, di Jateng pasangan ini harus menang telak. “Minimal menang 70 persen di Jawa Tengah. Meski tentu kita ingin lebih dari angka itu,” ujarnya.

Mantan ketua umum Fatayat NU ini mengakui, saat ini tantangan terberatnya melawan fitnah dan berita bohong. Apalagi masih ada sekitar 10 persen warga dari sekitar 260 juta jiwa yang percaya pada fitnah-fitnah yang menyerang Jokowi.

Karena itu, dia mengajak perempuan NU untuk menjadi juru bicara Jokowi-Ma'ruf. Tugasnya untuk meluruskan berbagai fitnah yang muncul. “Namun jangan dibalas dengan fitnah. Jelaskan saja prestasi Pak Jokowi dan kiprah sekaligus visi Kiai Ma’ruf,” ujarnya.

Menurut Ida, usia tidak mempengaruhi visi KH Ma’ruf Amin. Sebab visinya tetap jauh ke depan. Hal itu sudah dia tunjukkan dalam debat cawapres beberapa waktu lalu. “Dalam debat kemarin, Kiai Ma’ruf juga menegaskan tantangan generasi milineal, utamanya dalam 10 tahun ke depan,” katanya.

Visi Kiai Ma’ruf tak lepas dari akan adanya bonus demografi. Hal itu akan menjadi positif jika anak-anak generasi penerus disiapkan dari sekarang. “Karenanya Pak Jokowi banyak menyiapkan Balai Latihan Kerja biar masyarakat terampil dan produktif,” ujarnya.

Sementara pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Siti Mukaromah menegaskan, warga NU harus bangga jika memiliki wakil presiden. Karena itu, semua harus bersatu untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

“Kita berkumpul di sini untuk sama-sama bersatu memenangkan Pak Jokowi, Kiai Ma’ruf. Pak Jokowi sangat memberi perhatian besar pada kaum NU maupun dunia pesantren. Karena itu, tidak salah jika Pak Jokowi, Kiai Ma’ruf menjadi satu-satunya pilihan warga NU,” katanya. [inews.id]

Iklan Atas Artikel