Loading...

Fakta Menarik Menteri Pamitan, Susi Pudjiastuti Minta Maaf karena Keras Kepala


Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla akan segera berakhir pada Oktober 2019. Hal itu juga sekaligus menandai berakhirnya Kabinet Kerja Jilid I.

Dalam masa transisi ini sejumlah Menteri Ekonomi pun menyampaikan perpisahan. Mengingat, belum ada kepastian apakah mereka melanjutkan kepemimpinan di periode kedua atau tidak.

Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Sabtu (21/9/2019).

1. Berakhirnya Kabinet Kerja Jilid I

Kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan berakhir bulan depan. Kepemimpinan pun akan dilanjutkan Presiden Jokowi bersama K.H Ma’aruf Amin dan Kabinet Kerja Jilid I pun berakhir.

2. Pelantikan Kabinet Kerja Jilid II

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua bersama Ma'ruf Amin, pelantikan untuk Kabinet Kerja Jilid II pun akan dilakukan pada 20 Oktober 2019.

Jabatan para Menteri Kabinet Kerja Jilid I akan segera berakhir dalam dalam hitungan hari termasuk jabatan Menteri KKP. Sejumlah Menteri pun belum memastikan apakah mereka melanjutkan kepemimpinan di periode kedua atau tidak.

Jika tidak diperpanjang, maka para Menteri yang saat ini menjabat harus menanggalkan jabatannya diganti dengan yang baru. Sedangkan jika diperpanjang, maka para Menteri akan melanjutkan tugasnya selama lima tahun ke depan bersama kabinet Jokowi-Ma'ruf.

3. Menteri Susi Pamitan

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti kembali berpamitan di depan anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) dalam acara rapat koordinasi nasional (Rakornas).

Susi mengatakan di sisa masa jabatannya ini dirinya berpesan agar kedaulatan sumber daya laut Indonesia harus dijaga. Jangan sampai ketika Menteri diganti, para pencuri ikan asing ini kembali bisa bebas berkeliaran di Indonesia.

“Saya akan berakhir (masa jabatan), dengan ada bapak-bapak ini jagalah kedaulatan sumber daya laut kita, jaga produktivitas sumber daya laut kita,” ujarnya dalam acara Rakornas Satgas 115 di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

4. Keputusan di Tangan Presiden

Susi Pudjiastuti menyatakan enggan menerka-nerka apakah dirinya akan menjabat kembali sebagai menteri atau tidak. Keputusan sepenuhnya ada di tangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Susi justru ingin fokus pasa pekerjaannya hingga Oktober mendatang, dibandingkan memikirkan apakah akan menjadi menteri lagi atau tidak. Tidak ada gebrakan khusus juga yang akan dilakukan di sisa masa jabatannya ini.

Namun, di sisa masa jabatannya ini dirinya akan meningkatkan ekspor produk hasil laut. Sehingga bisa berdampak kepada penerimaan negara dan perekonomian Indonesia.

5. Menteri Susi Minta Maaf karena Keras Kepala

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memohon maaf jika selama menjabat sebagai Menteri banyak kesalahan. Pasalnya jabatannya sebagai Menteri KKP akan segera habis.

Menurut Susi, selama bertugas sebagai Menteri dirinya memang menyimpan banyak kesalahan. Bahkan terkadang dalam menjalankan tugasnya, dirinya merasa keras kepala

"Bila ada kesalahan yang sengaja dan tidak, Kadang-kadang saya juga cukup keras kepala dan mohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

6. Pamit ke DPR, Menko Luhut: Ini Pertemuan Terakhir

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan perpisahan kepada anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI saat melakukan rapat kerja. Memang, masa kerja kedua pihak akan segera berakhir pada Oktober 2019 mendatang.

Dalam kesempatan itu luhut pun menyatakan perpisahan dengan mengungkapkan rasa terimakasih karena sudah bermitra dengan Kemenko Kemaritiman. Begitu pula permintaan maaf turut dilontarkan oleh Luhut.

"Yang kami hormati Bapak Ibu sekalian, karena ini kan pertemuan terakhir, sekaligus dalam kesempatan baik ini saya mengucapkan terimakasih telah menjadi mitra kerja kami selama ini. Dan dari lubuk hati paling dalam saya minta maaf kalau dari kami dirasa ada yang kurang (berkenan) kepada bapak ibu sekalian," ungkapnya. [okezone.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel