Loading...

Kesan Basuki Kerja di Era Jokowi, Disiplin Hingga Gemar Kulineran

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memiliki kesan tersendiri selama lima tahun bekerja membantu pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Menurut dia, bekerja di Kabinet Kerja Jilid I membutuhkan sikap disiplin dan fokus pada tugas yang diemban.

"Sebagai anggota kerja kabinet, kerja sama, team work yang disiplin. Kerjanya fokus," kata Basuki di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Dari segi pengambilan keputusan pun, menurut Basuki, dilakukan secara demokratis. Bahkan, keputusan teknis seringkali tidak diambil dalam rapat-rapat formal di kantor, melainkan di lapangan.

Manuver tersebut dinilai membantu pemerintah dalam bekerja lebih cepat.

"Saya bisa misalnya dengan menteri ATR lewat telepon. Seperti infrastruktur ditanyakan, seperti pembebasan lahan. 'Ok misalkan maju dulu, suratnya nanti menyusul'," kata dia.

Selain itu, Basuki juga memiliki kesan yang melekat saat diajak kunjungan ke luar kota mendampingi Presiden Jokowi. Namun kali ini bukan soal pekerjaan, melainkan mengenai kuliner.

"Beliau (Jokowi) itu seringnya ngajak kuliner. Beliau itu ngajak kuliner yang khas daerah. Tidak harus di hotel dan di restoran besar," kata dia.

Meski harus bekerja keras karena infrastruktur menjadi salah satu yang digenjot Jokowi selama lima tahun terakhir, namun Basuki mengaku tidak pernah lelah.

Sebab, Basuki mengaku sudah terbiasa bekerja keras sebagai birokrat di Kementerian PU. Keluarga Basuki juga tak pernah mengeluhkan kesibukannya sebagai panglima infrastruktur di pemerintahan Jokowi.

"Kan saya sudah bilang 40 tahun perilaku saya seperti ini. Alhamdullilah istri dan anak saya tahu kelakuan saya," kata mantan Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian PU ini.

Kini, menjelang berakhirnya masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, Basuki pun pasrah. Ia mengaku siap jika kembali ditunjuk sebagai menteri untuk periode kedua Jokowi bersama Ma'ruf Amin.

Namun ia sampai saat ini tidak tahu apakah akan kembali menjabat atau tidak. Sebab, belum ada pemberitahuan dari Presiden Jokowi.

"Saya soal jabatan, tidak pernah kasak kusuk, tidak pernah ditawarin. Jabatan itu perintah untuk saya. Jadi bener-bener ingin jabatan itu amanah dan perintah," kata dia. [kompas.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel