Loading...

Bakal Dikunjungi Jokowi, Menteri Basuki Sidak Proyek Pelabuhan Patimban


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau langsung proyek pembangunan jalan akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Akses jalan tersebut akan menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Dalam kesempatan itu, Basuki didampingi oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit. Selain itu hadir juga pihak kontraktor pelaksana dari PT PP, PT Bangun Cipta Kontraktor, dan Shimizu Corporation.

Saat melakukan kunjungan, Basuki lebih dahulu berbincang dengan para kontraktor untuk mengetahui perkembangan dari proyek tersebut. Beberapa hal yang menjadi sorotan pembicaraan adalah mengenai ketepatan waktu penyelesaian proyek, jumlah pekerja, juga jumlah ketersediaan alat untuk pembangunan proyek.

"Pembangunannya harus selesai yah di April 2020 sesuai target. Untuk saat ini jangan ada permintaan tambahan waktu pengerjaan," ujar Basuki dalam kunjungannya di Subang, Jawa Barat, Kamis (28/11/2019).

Basuki pun meninjau pembangunan jalan sepanjang 8,2 kilometer tersebut dengan berhenti di 4 titik. Selain melakukan tinjauan langsung terkait pengembangan pengerjaan, dia juga berbincang dengan para pekerja proyek, utamanya soal jam kerja.

Dia juga memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan akses jalan dan Pelabuhan Patimban pada esok hari, Jumat (29/11/2019. Menurutnya, Jokowi akan melakukan tinjauan dengan menggunakan helikopter untuk melihat secara luas pengembangan proyek salah satu pelabuhan internasional terbesar di Indonesia tersebut.

"Besok datang ke sini, tetapi pakai helikopter. Jadi akan lihat dari atas begitu baru selanjutnya akan ke acara lain," ungkap Basuki.

Sekedar diketahui, jalan akses Pelabuhan Patimban dibangun dengan menggunakan 3 metode konstruksi yang sebagian besar elevated (jalan layang). Hal ini dikarenakan kondisi tanah di sekitar lokasi berupa persawahan dengan kultur tanah yang lunak.

Adapun ketiga konstruksi yang dibangun terdiri dari pile slab sepanjang 5,9 km, flyover sepanjang 1,6 km, dan flexible pavement sepanjang 0,7 km. Di mana biaya pembangunannya sebesar Rp1,1 triliun.
[okezone.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel