Loading...

Cerita Stafsus Putri Tanjung Ikut Presiden Jokowi Blusukan Panas-panasan di Subang

Staf Khusus Presiden Putri Indahsari Tanjung menceritakan pengalamannya mengikuti rangkaian kunjungan kerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Subang, Jawa Barat. Meski saat itu cuaca cukup terik dan panas, Putri mengaku senang bisa melihat langsung kondisi di lapangan.

"Seru banget, pokoknya lihat belajar banyak banget dan seru lah, apalagi bisa belajar langsung dari bapak presiden," kata Putri Tanjung kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/12).

Bukan hanya Putri, Jokowi juga mengajak Andi Taufan Garuda melihat program mekaar dan meninjau pelabuhan di Patimban, Subang. Pulang dari blusukan, Putri mengatakan dirinya diberikan pekerjaan khusus oleh Jokowi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas UMKM.

"Langsung dikasih PR juga sama Pak Jokowi, ngasih exited-exited untuk UMKM bagaimana caranya meningkatkannya. Apalagi karena aku expert di bidang kreatif jadi sebenarnya bagaimana sih kreatifitas itu sama komunitas-komunitas kreatif ini bisa membantu Indonesia," ucapnya.

Produk Nasabah Mekaar Luar Biasa

Dia sendiri menilai bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh para nasabah mekaar sudah luar biasa dan memiliki potensi besar untuk ditingkatkan. Namun, Putri menyebut perlu ada wadah agar lebih produktif disertai inovasi-inovasi sehingga produk lebih bersaing.

"Makanya kita ingin mengajak lebih banyak lagi anak-anak muda kreatif untuk berkolaborasi bikin packaging bikin kemasan branding yang bagus karena itu punya added value sndiri kan," jelas dia.

"Yang paling penting adalah memberikan UKM ini upskill. Jadi skill-skill apa sih yang dibutuhkan utnuk mereka biar berkembang lagi," sambung Putri.

Jokowi Sengaja Bawa 2 Stafsus Milenial

Sebelumnya, Jokowi sengaja membawa dua staf khusus milenialnya itu, terutama untuk melihat program Mekaar. Dia menjelaskan, ada sekitar 5,8 juta nasabah yang mengikuti program Mekaar binaan Permodalan Nasional Madani (PNM). Dari jumlah itu, hampir 99 persennya adalah kaum perempuan.

Jokowi berharap, dua staf khusus muda itu dapat membuat terobosan baru ketika tahu dan memahami kondisi lapangan. Misalnya terobosan dalam teknologi finansial.

"Nah, nanti kalau lapangannya sudah dilihat, proses-proses berkaitan dengan apa yang bisa dikerjakan, misalnya dengan sentuhan fintech, sentuhan kemasan, sentuhan desain, mengangkat brand-nya seperti apa, itu yang mau kita kerjakan. Tapi paling tidak lapangannya ini, anak muda ini biar tahu," tutur Jokowi di Subang, Jumat 29 November 2019. [merdeka.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel