Loading...

Menkum HAM Tegaskan Tak Pernah Halangi Habib Rizieq Pulang ke Indonesia

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly menyatakan, keputusan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab tinggal di Arab Saudi tidak ada hubungannya dengan Pemerintah Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah melakukan pencekalan terhadap Rizieq. Setiap warga negara dibebaskan untuk kembali ke Tanah Air.

"Tidak ada pencekalan (terhadap Rizieq Syihab) ya di Indonesia," kata dia usai menghadiri acara di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (4/12).

"Setiap warga negara tidak pernah dihalangi (untuk pulang ke Indonesia)," Yasonna melanjutkan.

Di lain pihak, pemerintah Indonesia pun membebaskan setiap warganya memutuskan ingin menetap di mana. Ini pun berlaku bagi Rizieq yang takkan dihalangi ketika ingin tinggal di Arab Saudi.

"Tidak ada urusannya sama kita," ucap dia.

Pernyataan Yasonna itu mempertegas pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut tak ada pencekalan terhadap pimpinan FPI itu. Hal ini ia sampaikan usai melakukan rapat koordinasi terbatas dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Agama Fachrul Razi akhir bulan lalu.

"Jalur Menteri Agama, jalur Mendagri, jalur Menko Polhukam, itu ternyata memang tidak ada sama sekali pencekalan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia," ucap Mahfud.

Mahfud lantas menyebut Rizieq tidak pernah menyampaikan persoalan yang dihadapi di Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia. Sehingga pemerintah tidak bisa berbuat banyak.

Dia memastikan Konsulat Jenderal dan Kedutaan Besar Indonesia di Arab pasti membantu setiap WNI yang memiliki masalah. Termasuk jika minta dipulangkan. Mahfud meminta Rizieq menyelesaikan masalahnya dengan pemerintah Arab Saudi. Jika diminta dan diperlukan, pemerintah akan membantu.

"Nanti kalau memang secara formal diperlukan pemerintah turun tangan, sesudah beliau kontak masalah di Arab Saudi, tentu kewajiban kita untuk ikut turun tangan," kata Mahfud.

Rizieq Syihab meninggalkan Indonesia pada April 2017 untuk menunaikan ibadah umrah saat pemberitaan diramaikan mengenai chat pornografi yang melibatkan dirinya. Meski kasus tersebut dihentikan oleh polisi karena tak cukup bukti, namun sejak saat itu, ia belum kembali ke tanah air diduga karena beragam persoalan. [merdeka.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel