Loading...

Resmikan Tol Kunciran-Serpong, Presiden Jokowi Cerita Dicurhati Banten ke Jakarta Tua di Jalan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan ruas tol Kunciran-Serpong yang dioperasikan PT Marga Trans Nusantara. Konstruksi ruas tol yang terintegrasi dalam tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) tersebut sudah rampung dan siap digunakan.

Presiden Jokowi menyatakan dengan diresmikannya tol ini, maka konektivitas dari Banten ke Jakarta akan semakin mudah dan cepat. "Saya suka dapat keluhan, dari Banten ke Jakarta itu, tua di jalan. Dengan demikian, tol ini akan mempermudah akses masyarakat," ujar Presiden Jokowi saat meresmikan tol Kunciran-Serpong, Jumat (6/12).

Setelah peresmian, ruas tol sepanjang 11,1 kilometer (Km) tersebut siap digunakan oleh masyarakat jelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2020.

Tol JORR II sendiri memiliki panjang keseluruhan 110,4 Km serta terdiri atas enam ruas, meliputi, Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (14,2 Km), Kunciran-Serpong (11,1 Km), Serpong-Cinere (10,1 Km), Cinere-Jagorawi (14,7 Km), Cimanggis-Cibitung (25,2 Km), dan Cibitung-Cilincing (34 Km).

Adapun Tol Kunciran-Serpong merupakan satu dari enam jalan tol yang dimiliki oleh Astra Infra. Lima tol lainnya diantaranya Tol Tangerang-Merak sepanjang 72,4 Km, Tol Cikopo Palimanan sepanjang 116,8 Km, Tol Semarang-Solo sepanjang 72,6 Km, Jombang-Mojokerto sepanjang 40,5 Km, dan Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,3 Km.

Tol Kunciran-Serpong Diharapkan Tersambung ke Bandara Soekarno-Hatta Maret 2020

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap, Tol Kunciran-Serpong akan tersambung langsung ke ruas tol Bandara Soekarno-Hatta pada Maret 2020.

"Ini tentunya Maret 2020 sudah tersambung ke bandara, dari Kunciran langsung ke bandara bisa," kata Basuki di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (6/12).

Dia menjelaskan, untuk ruas tol ke arah sebaliknya, perkembangannya masih di Cimanggis-Bitung yang status tanahnya masih dalam upaya pembebasan. Terkait progres ruas Tol Kunciran-Serpong- Cinere, Menteri PUPR menyampaikan bahwa tol tersebut diharapkan dapat rampung pada semester II tahun 2020.

"Menurut ibu Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani tadi malam, tol itu diharapkan rampung pada semester II tahun 2020," kata Menteri Basuki. [merdeka.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Loading...

Iklan Bawah Artikel