Loading...

Bagaimana Jika Prabowo-Puan Maju Pilpres 2024? Ini Prediksi Hasilnya


Survei Indo Barometer menempatkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai kandidat terkuat di Pilpres 2024. Dipasangkan dengan siapa pun, elektabilitas mantan Komandan Jenderal Kopassus itu unggul.

Selain mengukur sosok paling berpeluang sebagai capres, Indo Barometer juga membuat simulasi pasangan capres-cawapres. Prabowo berhadap-hadapan (head to head) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merupakan figur dengan elektabilitas tertinggi kedua.

Dalam simulasi bertajuk “Poros Teuku Umar Vs Poros Gondangdia” tersebut, Indo Barometer memasangkan Prabowo dengan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani. Adapun Poros Gondangdia diwakili sosok Anies Baswedan.

Pada simulasi pertama, Prabowo-Puan meraup suara 39,3 persen, unggul atas Anies Baswedan-Airlangga Hartarto (21,9 persen). Responden tidak memilih sebesar 5,8 persen, rahasia (3,3 persen), belum memutuskan (21,0 persen) dan tiak tahu/tidak jawab (8,8 persen).

Pada simulasi kedua, Prabowo-Puan kembali menang. Mereka memperoleh 38,6 persen, unggul jauh di atas pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (22,1 persen).

”Tidak akan memilih sebesar 6,6 persen; rahasia 3,4 persen; belum memutuskan 21,1 persen; dan tidak tahu/tidak jawab 8,3 persen,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Qodari memaparkan, pada simulasi ketiga Prabowo-Puan melawan Anies-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tak berbeda dengan sebelumnya, Prabowo-Puan juga tidak terkalahkan. Jago Teuku Umar ini meraup 37,0 persen, sementara Anies-AHY 25,8 persen.

Begitu pun dengan simulasi keempat yang menempatkan Prabowo-Puan melawan Anies-Ridwan Kamil. Prabowo-Puan lagi-lagi meraup suara terbanyak dengan 36,6 persen, sementara lawannya 26,2 persen.

Indo Barometer lantas menyimulasikan Prabowo berpasangan dengan figur lain. Hasilnya, capres-cawapres itu tetap unggul atas lawan-lawannya.

”Jika dipasangkan, Prabowo-Budi Gunawan (BG) akan memperoleh 36,1 persen, sedangkan pasangan Anies-AHY 26,2 persen,” kata Qodari. Menurut dia, responden yang menjawab tidak akan memilih sebesar 5,8 persen; rahasia 3,3 persen; belum memutuskan 20,6 persen; dan tidak tahu/tidak jawab 8,0 persen.

Selain BG, Prabowo juga disimulasikan berpasangan dengan Muhammad Prananda Prabowo (putra Megawati). Hasilnya sama, mereka tetap unggul atas Poros Gondangdia.

Dalam simulasi tersebut, Prabowo-Pranandan meraup 35,4 persen suara, sementara Anies-AHY 26,2 persen. Responden yang menjawab tidak akan memilih sebesar 5,9 persen; rahasia 2,9 persen; belum memutuskan 21,1 persen; dan tidak tahu/tidak jawab 8,5 persen.

”Dari simulasi di atas, terlihat bahwa Prabowo Subianto dan pasangan selalu unggul atas Anies Baswedan dan pasangan terlepas dari siapapun pasangan dalam simulasi,” ujarnya.

Survei Indo Barometer dilaksanakan di seluruh Indonesia yang mencakup 34 provinsi pada 9-15 Januari 2020. Survei melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar ± 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden merupakan warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Metode penarikan sampel menggunakan multistage random sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. [inews.id]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel