Loading...

Keren! Begini Penampakan Kapal Perang Made In RI


PT PAL Indonesia (Persero) memamerkan kapal perang produksi dalam negeri. Ini diperlihatkan Direktur Utama PT PAL, Budiman Saleh, saat menyampaikan perkembangan produksi kapal saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR. 

"Untuk kali ini kita fokus untuk membuat 86 unit kapal perang. Kami untuk saat ini fokus kapal perang," terang Budiman saat Rapat Dengar Pendapat dengan komisi VI DPR, Rabu (12/2/2020).

Sejak berdiri, PT PAL telah memproduksi 232 unit kapal. PT PAL juga membuat kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) dan Kapal Cepat Rudal (KCR & OPV). Kapal buatan PT PAL tersebut ternyata juga di-ekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand dan UEA.

Budiman meminta dukungan dari pemerintah terkait ekspor tersebut. "PT PAL membutuhkan dukungan pemerintah dalam melaksanakan diplomasi market penetration dan market development ke wilayah regional. Penetrasi yang sudah dilakukan adalah untuk kapal LPD dan KCR/OPV ke Filipina, Malaysia, Thailand dan UAE," terang Budiman.

Budiman menjelaskan, PT PAL tidak mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk 2020. Pada 2019, PT PAL sudah mendapatkan kontrak dari Kementerian Pertahanan untuk membuat 6 unit dengan harga per unit US$ 1,2 miliar untuk kapal.

Namun untuk tahun 2021 mendatang, ia tidak malu-malu meminta PMN hampir Rp 2 triliun rupiah. Dana tersebut diproyeksikan untuk membangun fasilitas pembuatan kapal, utamanya bavian ship lift.

"Dana investasi yang kami ajukan 2015 itu Rp 2,5 triliun. Yang disetujui hanya Rp 1,5 triliun, kekurangan Rp 1 triliun berasosiasi dengan kurs dolar saat itu Rp10 ribu. Dengan kurs sekarang dihitung ulang jadi Rp. 1,7 triliun," sebutnya.

Dengan tambahan dana itu, Budiman berharap PT PAL bisa membangun alutsista lain yang dibutuhkan. Yakni dibangun di pabriknya sendiri. [cnbcindonesia.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel