Loading...

Apa Kabar Proyek 35.000 Mw? Ini Penjelasan Menteri ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan hingga saat ini dalam proses penyelesaian proyek 35.000 megawatt (mw).

“Jadi yang sudah dalam status proyek sudah mencapai lebih dari 90% di mana sisanya aja nanti yang memang harus segera diproses supaya bisa dieksekusi. Bagaimana balans-nya?” ujar Arifin seperti dikutip laman setkab, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Dari energi listrik ini, menurut Arifin, kalau semua sudah terproduksi maka akan mengalami kelebihan suplai karena dulu asumsi pertumbuhan konsumsi listrik ada kilovolt 6,5% tetapi pada saat sekarang kondisinya tidak seperti itu.

“Nah tentu saja memang ini membutuhkan strategi-strategi baru, bagaimana bisa mengoptimalkan penyerapan listrik daripada sumber-sumber yang akan beroperasi, antara lain kita nanti akan mempercepat program elektrifikasi, semuanya bisa elektrifikasi. Elektrifikasi itu diharapkan tahun ini bisa 100%,” katanya.

Menteri ESDM menjelaskan, bagaimana bisa mengisi kebutuhan-kebutuhan listrik di industri-industri yang berada di level, di kawasan-kawasan industri agar jangan membangun listrik sendiri.

“Kemudian juga ada alternatif lain, antara lain, mengganti pembangkit-pembangkit yang sudah tua, yang tidak efisien, yang tidak ramah lingkungan dengan sumber-sumber yang baru,” ujarnya. Ke depan, lanjut Menteri ESDM, sesudah program 35.000 megawatt ini, semuanya akan berfokus kepada sumber-sumber energi baru dan terbarukan. [okezone.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel