Loading...

DPR Minta Menteri Agama Fachrul Razi Jaga Ucapan


Anggota Komisi VIII DPR, Iskan Qolbi Lubis meminta Menteri Agama Fachrul Razi menjaga lisan. Dia khawatir pernyataan kontroversial yang kerap disampaikan Menteri Agama memicu pembatasan akses umrah bagi jemaah Indonesia.

"Menteri Agama saya bilang jangan asal ngomong lagi," kata Iskan di Kawasan Wahid Hasyim Jakarta, Sabtu (29/2).

Ia menyinggung sejumlah pernyataan Fachrul Razi yang memicu polemik di masyarakat. Pertama, pelarangan menggunakan celana cingkrang dan cadar di lingkungan instansi pemerintah. Kedua, menggulirkan wacana khotbah jumat tanpa selawat.

"Ini kan kacau semuanya. Jangan sampai satu omongan Menteri Agama bisa berdampak sama umrah kita," ucap dia.

Iskan menyarankan agar penyelesaian masalah umrah jemaah Indonesia ditangani Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi bukan Fachrul Razi. Retno dinilai mengetahui betul konsep diplomasi antar-negara.

Saat ini, ribuan jemaah umrah Indonesia gagal berangkat ke Arab Saudi. Arab Saudi secara mendadak menghentikan sementara visa umrah karena alasan mencegah wabah corona.

"Tolonglah Menteri Agama itu supaya suasana ini ditenangkan. Kasih dulu waktu dua tiga hari itu Saudi membereskan persiapan-persiapan dia," kata Iskan.

Kader Partai Keadilan Sejahtera ini lantas menyinggung sikap lamban Fachrul Razi mengantisipasi penutupan akses umrah ke Arab Saudi. Beberapa pekan lalu, Iskan mengaku sudah mewanti-wanti Kementerian Agama untuk mengambil langkah antisipasi terhadap merebaknya corona.

"Menteri Agama bilang masih tenang, masih bisa diatasi. Tiba-tiba kemarin tanggal 27 kaget," ujarnya.

DPR, lanjut Iskan, sebetulnya sudah memprediksi akses umrah atau wisata rohani ke Arab Saudi akan mengalami kendala. Pasalnya dampak terbesar wabah corona adalah sektor wisata. Namun, Fachrul Razi disebut tak bisa melihat potensi ancaman pembatasan akses umrah.

"Wisata ini adalah yang paling kena dampaknya. Beliau terlalu tenang tiba-tiba kaget kemarin," tutupnya. [merdeka.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel