Loading...

Mendagri Ingatkan 5 Program Prioritas Jokowi Kepada Kepala Daerah


Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Kortekrenbang) Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/3). Dalam arahannya, Tito mengingatkan lima program prioritas Presiden Jokowi kepada para kepala daerah.

Kortekrenbang dihadiri oleh sejumlah kepala daerah. Seperti kepala daerah di wilayah Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Jawa Timur.

Tito bicara tentang lima program prioritas Presiden Jokowi. Pertama, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Kedua, melanjutkan pembangunan infrastruktur. Ketiga, Deregulasi atau Penyederhanaan Regulasi. Keempat, reformasi atau penyederhanaan birokrasi. Kelima, transformasi ekonomi dari yang berbasis sumber daya alam ke manufaktur dan jasa modern.

"Tapi ini juga diterjemahkan sedikit lebih detail oleh Bappenas ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahunan di tahun ini pun ada. Dari Bappenas, saya lupa 8 atau 10 target utama," ujar Mendagri Tito.

Tito menjelaskan, meskipun ada desentralisasi otonomi daerah, namun Undang-Undang menyatakan bahwa Presiden adalah Kepala Pemerintahan yang bertanggung jawab terhadap pembangunan nasional. Jadi pembangunan daerah merupakan sub dari sistem pembangunan nasional.

"Kalau kita mendalami betul lima visi Presiden itu, sebetulnya apa yang saya tangkap dalam berbagai kesempatan bersama beliau: akar masalah utamanya adalah adanya bonus demografi. Adanya tingkat pertumbuhan yang tinggi," ujarnya.

Mendagri menambahkan, saat ini jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 267 juta. "Dan itu apakah akan menjadi problem? Yes. Itu akan menjadi potensi yang akan menguntungkan bangsa kita. Tapi juga kalau salah kelola bisa menjadi masalah bagi bangsa ini," papar Mendagri.

Diketahui, Kortekrenbang merupakan bagian dari rangkaian aktivitas perencanaan tahunan baik di Pusat maupun di daerah.

Tujuan dari diselenggarakannya Kortekrenbang Tahun 2020 adalah terbangunnya sinkronisasi rencana program dan kegiatan antara pemerintah dengan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021 dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

Dalam agenda Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Bappenas itu, dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua KPK Firly Bahuri, perwakilan Bappenas dan juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Selain itu, total peserta dari seluruh daerah di Indonesia Timur yang hadir sejumlah 1000 peserta. Termasuk para Sekda, Irjen hingga kepala daerah setempat. [merdeka.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel