Loading...

Menkes: Sesuai Standar WHO, Orang Sehat Tak Perlu Pakai Masker


Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ada dua pasien positif terjangkit virus corona jenis baru (Covid-19) di Indonesia, sebagian masyarakat serentak memburu masker. Akibatnya, persediaan masker di pasaran berkurang banyak dan harganya jadi mahal.

Menanggapi itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, masyarakat sebenarnya tidak perlu panik dan membeli masker dalam jumlah banyak. Sebab, ujar Menkes, berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan masker untuk menangkal Covid-19 hanya berlaku bagi orang yang sakit.

Itu artinya, ujar Menkes Terawan, orang yang dalam kondisi sehat tidak perlu memakai masker.

"Yang sakit memakai masker, yang sehat tidak perlu memakai masker," kata Terawan seusai diskusi tentangn penanganan Covid -19 bersama sejumlah pemimpin redaksi (pemred) media massa di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Acara itu dihadiri juga oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

Menkes Terawan menyebutkan, panduan WHO tentang penggunaan masker hanya bagi orang sakit sampai saat ini masih sama.

"Sampai detik ini tetap sama. Yang sakit, yang memakai masker. Yang sehat tidak perlu, kecuali dia melakukan tindakan-tindakan di rumah sakit dan sebagainya, sehingga dia memerlukan masker karena untuk menjaga sterilitas," kata Menkes.

Terawan menjelaskan, justru masyarakat seharusnya lebih fokus kepada upaya menjaga tingkat imunitas tubuh agar tidak berkurang. Caranya adalah dengan menjaga pola makan dan pola hidup, termasuk istirahat yang cukup. Selain itu, masyarakat juga harus menjaga hati dan pikiran dengan tidak selalu dihantui perasaan takut dan khawatir.

"Jaga hati dan pikiran atau dalam istilah kesehatan disebut psikoneuroimunologis. Sebab, apabila kita mendapatkan persepsi tentang hal yang salah, maka itu akan terus membuat khawatir dan cemas. Hal ini akan membuat imunitas tubuh turun," ujarnya. [beritasatu.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel