Gibran Batal Dilantik di Balai Kota Solo, Kenapa?

Pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo pada Jumat (26/2) nanti batal digelar di Balai Tawangarum, kompleks Balai Kota Solo. Acara akan dipindahkan di Gedung DPRD Solo.

Acara serah terima jabatan yang sedianya dijadwalkan pada Senin (1/3) pun berubah. Kedua acara tersebut akan dilangsungkan dalam satu waktu pada hari Jumat (26/2) di Gedung DPRD Solo.

"Jadi hari Jumat itu pelantikan oleh Gubernur Jawa Tengah secara virtual, dilanjutkan serah terima jabatan sekaligus pidato pertama Wali Kota Solo," kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Solo, Wahyu Kristina, di Balai Kota Solo, Selasa (23/2/2021).

Ina, sapaannya, menyebut ada empat agenda yang digabung dalam satu acara. Pertama ialah pelantikan virtual bersama sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah, kemudian serah terima jabatan, lalu rapat paripurna DPRD Solo, sekaligus mendengarkan pidato pertama Wali Kota Gibran Rakabuming Raka.

"Berkaitan dengan efektivitas, akhirnya kita padatkan menjadi satu hari," ujarnya.

Tamu undangan hanya dibatasi 25 orang, di antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, KPU, Bawaslu, mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.

"25 orang itu sudah termasuk wali kota dan wakil wali kota beserta istri. Jadi memang sangat terbatas demi pelaksanaan protokol kesehatan," ujar Ina.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Solo, Ahyani, menyampaikan pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan sebelum pelaksanaan hari Jumat. Protokoler juga akan melaksanakan gladi bersih sebelum pelantikan.

"Sesuai petunjuk gubernur, kita diminta melakukan gladi bersih. Baju Mas Gibran sudah siap, peralatan juga siap," pungkasnya. [detik.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel